Notification

×

Iklan

Iklan

Uang Habis, Pengelolaan Keuangan BUMDes Al-Ikhlas Sangiang Dipertanyakan

Jumat, 05 Februari 2021 | 12.30.00 WIB

 

Foto: Ilansyah pemuda desa Sangiang

Indikatorntb.com - Pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa Sangiang (BUMDes) Al-Ikhlas Desa Sangiang dipertanyakan oleh sejumlah pemuda, salah satunya datang dari Ilansyah, Jumat (05/02/21).


Ilansyah mempertanyakan pengelolaan keuangan kepada pengurus BUMDes Al-Ikhlas desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima periode 2017-2019. 


Menurutnya saat itu, dengan modal 40 juta rupiah yang bersumber dari APBDes tahun anggaran 2015 dan 2016, BUMDes Al-Ikhlas mengelolah beberapa unit usaha, diantaranya unit usaha simpan pinjam dan unit usaha jual beli beras. Selain itu, BUMDes Al-Ikhlas juga melakukan pengadaan barang berupa 1 unit laptop dan 1 unit printer.


"Semuanya ludes bangkrut hingga hari ini menjadi sejarah kelam untuk pengurus lama," katanya kepada media ini. 


Selain modal 40 juta itu, BUMDes Al-Ikhlas juga telah menerima bantuan dana sebesar 100 juta rupiah dari Pemerintah Provinsi NTB pada tahun 2019. Dana itu kemudian digunakan untuk pengadaan motor roda tiga dan mesin molen.


"Penggunaan 100 juta itu pun hanya untuk membeli Mesin Molen dan Motor roda tiga saja. Sisanya masuk kotak amal paling," beber Ilansyah.


Pertanyaan soal pengelolaan keuangan BUMDes Al-Ikhlas itu, tidak hanya di tujukan kepada pengurus periode 2017-2019 saja, tetapi juga kepada pengurus periode 2019-2021.


Kepada pengurus BUMDes Al-Ikhlas periode 2019-2021, Ilansyah juga mempertanyakan pertanyaan yang sama, yaitu terkait pengelolaan dan penggunaan modal yang diterima dari APBDes.


Diketahui, pengurus BUMDes Al-Ikhlas periode 2019-2021 juga sudah menerima modal yang bersumber dari APBDes 2019 sebesar 50 juta dan APBDes 2020 sebesar 30 juta.


"Tapi realisasinya hanya fokus pada unit usaha wisata dan kuliner saja. Anehnya lagi di kelolah langsung oleh pengurus BUMDes," cetusnya.


Menjawab pertanyaan itu, Direktur BUMDes Al-Ikhlas Candra Wahyoni, S.Hut menegaskan bahwa pihaknya tidak tahu menahu soal pengelolaan keuangan pengurus BUMDes yang lama. Sebaliknya, pengelolaan keuangan oleh pengurus BUMDes yang baru menurutnya bisa dipertanggungjawabkan.


"Silahkan ditanyakan ke pengurus yang lama, kalau kami Insya Allah bisa dipertanggunjawabkan," tegasnya.



Furkan/Indikatorntb

×
Berita Terbaru Update