Notification

×

Iklan

Iklan

Siap-Siap, Tahun 2021 Pemerintah Akan Menarik Semua Sertifikat Tanah Masyarakat

Rabu, 03 Februari 2021 | 23.22.00 WIB

 

Foto: Presiden Joko Widodo memegang sertifikat tanah (Sumber: Beritasatu).

Indikatorntb.com - Pemerintah Indonesia melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan menarik seluruh sertifikat asli tentang bukti kepemilikan tanah masyarakat dan menggantinya dengan sertifikat elektronik, Kamis (04/02/21).


Masyarakat diwajibkan untuk menyerahkan sertifikat asli bukti kepemilikan tanah kepada BPN setempat untuk di validasi kebenarannya lalu diganti dengan sertifikat elektronik.


Hal itu diatur dalam ketentuan pasal 16 Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik. Artinya pelaksanaan pereturan menteri tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2021.


"Telah terbit Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertipikat Elektronik sebagai dasar pemberlakuan sertifikat elektronik," kata Yulia Jaya Nirmawati Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), melalui keterangannya yang dikutip dari Tempo pada Kamis (3/2/2021).


Dengan diberlakukannya peraturan Menteri itu, maka pelaksanaan pendaftaran tanah tidak lagi dilajukan dengan cara konvensional, kini dapat dilakukan secara elektronik. Semua itu berlaku baik untuk pendaftaran tanah pertama kali maupun pemeliharaan data.


Dalam pelaksanaannya, Kepala Kantor Pertanahan akan menarik Sertipikat untuk disatukan dengan buku tanah dan disimpan menjadi warkah pada Kantor Pertanahan. Seluruh warkah tersebut akan dilakukan alih media (scan) dan disimpan pada Pangkalan Data.


Yulian mengatakan bahwa, masyarakat tidak perlu Kwatir dengan keberadaan Sertifikat Elektronik itu. Sebab, penyelenggaraan pendaftaran sertifikat tanah dengan sistem elektronik ini dilaksanakan secara andal, aman, dan dapat di pertanggung jawabkan.


Tujuan penggantian atau pembuatan sertifikat tanah elektronik adalah untuk  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam berusaha, sekaligus mewujudkan pelayanan pertanahan berbasis elekteonik.


Sehingga dapat dipastikan, untuk kedepannya tidak akan ada lagi sertifikat tanah berbentuk kertas. Semuanya akan berbentuk sertifikat elektronik yang dapat di cetak atau di print oleh masyarakat pemilik tanah kapan pun dan dimana saja.


Furkan/Indikatorntb


×
Berita Terbaru Update