Notification

×

Iklan

Iklan

Salut! Bantu Penderita Tumor Asal Bima, 4 Mahasiswa di Mataram Galang Dana

Senin, 15 Juli 2019 | 21.17.00 WIB
Foto: Ke-empat mahasiswa UNRAM dan UIN Mataram saat menghitung hasil penggalangan dana.
Indikatorntb.com - Tidak tega melihat kondisi pak Syahril (35) warga asal desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima yang menderita tumor Maxilla di bagian wajah dan tumor Colli di bagian leher, sejumlah mahasiswa asal Bima di Mataram bergerak menggalang dana, Senin (15/07/19).

Tidak tega melihat kondisi Syahril, yang terbaring lemah tak berdaya di rumah sakit, empat orang mahasiswa yaitu, Faujan, Fani, Nia dan Ajlan bergegas lalu bergerak menuju perempatan jalan di depan Masjid Islamic Center untuk menggalang dana.

"Kita sebagai Individu hidup dalam suatu bentuk hubungan dengan dunia sekitar, Artinya kita sebagai mahkluk sosial perlu turu dalam membantu sesama," Ungkap Faujan kepada media ini.

Meski hanya Bermodalkan print foto pak Syahril yang ditempelkan pada sebuah kardus bekas, ke-empat mahasiswa UNRAM dan UIN asal Bima ini berhasil mengumpulkan dana sebesa Rp. 2.020.000.

"Kami menggalang dana di perempatan Islamic Center," Kata Faujan.

Direncanakan hasil penggalangan dana tersebut, akan diserahkan besok pagi kepada pak Syahril di RSUP NTB. Ke-empat mahasiswa itu juga berencana untuk melakukan aksi penggalangan dana lanjutan.

"Harapan kita. Walaupun ini tidak membntu banyak untuk pengobatan pak Syahril. Semoga ini bisa membantu meringankan beban keluarga, dan semoga diberikan kesembuhan Oleh Allah Swt. dan untuk keluarga semoga diberikan kesabaran dalam merawat beliau.," Tutup Faujan.

Syahril di rawat di RSUP NTB sejak tanggal 22 Juni 2019 lalu, hingga hari ini Syahril sudah menjalani proses operasi sebanyak 4 kali. Pak Syahril harus menjalani operasi sekali lagi, namun kehabisan biaya. Kondisinya sangat memprihatinkan, akibat ganasnya tumor Maxilla pipinya bolong hingga tembus ke rahang, belum lagi tumor Colli yang merusak lehernya.

Furkan/Indikatorntb





×
Berita Terbaru Update