Notification

×

Iklan

Iklan

Kronologis Pembacokan Pelajar di Wera, SMKN Vs SMAN

Selasa, 16 Juli 2019 | 19.26.00 WIB
Ilustrasi perkelahian antar pelajar (Globalindo.co)
Indikatorntb.com - Berawal dari perkelahian antara pelajar SMKN 1 Wera dengan pelajar SMAN 1 Wera di Lapangan sepak Bola desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima berujung pembacokan di Sekolah. Akibatnya tangan kiri korban mengalami luka sobek, Selasa (16/07/19).

Berdasarkan keterangan saksi teman satu sekolah korban yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa, pelaku berinisial R merupakan siswa kelas 2 SMAN 1 Wera asal Desa Wora, sedangkan korban berinisial EK adalah siswa kelas 3 SMKN 1 Wera asal Desa Oi Tui.

"Awalnya berkelahi di Lapangan, berlanjut di sekolah," Ungkapnya.

Perkelahian biasa (tampa sajam) antara pelajar tersebut bermula di Lapangan sepak bola Desa Tawali. Tidak puas berkelahi dengan tangan kosong, pelajar asal Desa Wora memanggil teman-temannya dan membawa sajam menuju sekolah. Pembacokan pun terjadi sekitar jam 11.00 Waktu setempat, yang dilakukan oleh pelajar asal desa Wora terhadap pelajar asal desa Oi Tui.

"Pelajar asal Desa Wora memanggil teman-temannya, dan mendatangi korban di sekolah. Tapi teman-temannya (bukan pelajar) tidak masuk ke dalam sekolah, melainkan hanya pelaku dan teman sekolahnya saja," Terangnya.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi, pelaku mengejar korban dengan membawa sajam. Korban sempat berlari dan berusaha meloncati pagar sekolah yang terbuat dari kawat berduri. Celana korban tersangkut di kawat berduri tersebut, hingga akhirnya terjatuh. Pelaku pun membacok korban, namun korban berhasil menangkisnya dengan tangan kiri, akbitnya korban mengalami luka sobek di tangan kiri.

"Pembacokan itu disekitar lingkungan sekolah, saat dikejar celananya tersangkut dan terjatuh, pelaku membacoknya disana," ungkapnya.

Perkelahian antar siswa tersebut membuat resah warga di sekitar, warga pun melerai perkelahian tersebut, hingga akhirnya pelaku diamankan oleh POLPP setempat. Namun, berhasil kabur dan melarikan diri.

"Saya nggak tau pelakunya sudah ditangkap atau belum. Yang jelas saat diamankan POLPP tadi sudab kabur," Papar saksi yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Korban pun dilarikan RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah terkait dan pihak kepolisian masih dalam upaya konfirmasi.

Bimbo/Indikatorntb



×
Berita Terbaru Update