Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Menipu Pemdes, Pemuda ini Akan Dipolisikan

Selasa, 09 Juli 2019 | 19.39.00 WIB
Foto: Al Azwar Anas (Akun Facebook @Al Azwar Anas).
Indikatorntb.com - Pemerintah Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima berencana malporkan Al Azwar Anas (26) tahun pemuda asal Dusun Lara, Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima kepada pihak kepolisian, Selasa (09/07/19).

Al Azwar Anas yang mengaku sebagai distributor kendaraan roda tiga diduga menipu Pemdes Rabakodo dengan membawa lebih dari 35 juta ADD Desa Rabakodo untuk pengadaan kendaraan roda tiga. Rencananya kendaraan itu akan digunakan sebagai kendaraan kebersihan lingkungan Desa Rabakodo.

Al Azwar Anas bersama Pemerintah Desa Rabakodo awalnya mengadakan kerjasama pengadakan 1 unit kendaraan roda tiga dengan perjanjian 4 hari kendaraan itu sudah diterima oleh pihak Pemerintah Desa Rabakodo.

Sekitar bula Mei 2019 lalu, Pemerintah desa Rabakodo memberikan sebesar 35 Juta lebih kepada Al Azwar Anas selaku distributor untuk pengadaan 1 unit kendaraan roda tiga. Namun, hingga hari ini kendaraan roda tiga yang dijanjikan itu belum juga diterima oleh pihak Pemerintah Desa Rabakodo.

"Uang itu saya serahkan bulan puasa lalu kepada Anas dan disaksikan oleh salah satu KAUR desa yg ada di Kec. Bolo, dengan penjanjian 4 hari perjalanan." Ungkap Syamsudin, selaku Sekdes Rabakodo kepada media ini mellalui WhatsApp.

"Saya percaya kepada Anas karena dulu pernah kenal di kampus, makanya saya serahkan uang itu di kediaman saya sambil menunggu waktu berbuka." Lanjutnya.

Setelah 4 hari perjanjian tidak dipenuhi, Anas masih sempat meminta waktu 12 hari untuk memenuhi, tetapi sampai sekarang masih belum dipenuhi dengan berbagai alasan. Bahkan, hingga saat ini, Al Azwar Anas tidak pernah memberikan kabar. Pemerintah Desa Rabakodo pun mendatangi rumah Al Azwar berkali-kali, namun tidak pernah bertemu.

"Tgl 1 Juli kemarin terakhir kontak dengan beliau (Anas), tetapi beliau mengelak dengan pelbagai alasan. Sampai sekarang telpon tidak pernah diangkat dan beliau tidak bisa ditemui di kediamannya." Terang Syamsuddin.

Syamsudin menegaskan, apabila dalam waktu yang sudah ditentukan, Al Azwar Anas tidak juga merspon permintaan Pemerintah desa Rabakodo, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

"Ada indikasi rencana melakukan penipuan dengan modus sebagai distributor kendaraan tiga roda. Jika dalam waktu 2 (dua) hari ini tidak direspon, maka akan ditempuh jalur hukum." Tutup Syamsudin.

Nasrullah/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update