Notification

×

Iklan

Iklan

Izasah Alumni Akan di Kirim ke Bank, STKIP Bima: Demi Keamanan

Rabu, 10 Juli 2019 | 10.41.00 WIB
Foto: Ilustrasi (pp3.co.id)
Indikatorntb.com - Bagi alumni mahasiswa STKIP Bima yang belum mengambil Izasah, baiknya segera di ambil. Sebab jika tidak dalam jangka waktu yang sudah ditentukan, Izasah-Izasah tersebut akan di kirim ke Bank, Rabu (10/07/19).

Rencana pengiriman Izasah alumni ke Bank tersebut, bukan lagi sekedar wacana, melainkan sudah menjadi kebijakan pihak kampus STKIP Bima. Hal itu diketahui dalam surat pemberitahuan pihak kampus kepada para alumni yang menerangkan bahwa, Izasah akan segera dikirim ke Bank jika dalam jangka waktu 3 bulan tidak di ambil.

"Kemarin sudah dikeluarkan oleh Ketua, kan ada surat pemberitahuan itu sudah dibawa sama teman-teman," Ungkapnya ibu Erni Suryani, M.Pd selaku PUKET I kepada media ini.

Banyaknya tunggakan alumni mahasiswa STKIP Bima adalah penyebab utama menumpuknya Izasah di kampus STKIP Bima. Bahkan, keberadaan Izasah tersebut menjadi beban tersendiri bagi pihak kampus. Karena keamanan dokumen penting tersebut harus dijaga ketat. Padahal sebenarnya bukan lagi tanggungjawab pihak kampus.

"Mereka keluar kok masih meninggalkan beban untuk kampus, meninggalkan beban dalam hal apa coba, keamanan Izasah. Itu berharga sekali iyakan," Tutur ibu Erni.

Lebih lanjut, ibu Erni menegaskan bahwa rencana pengiriman Izasah kepada pihak Bank tersebut bukan upaya pelelangan Izasah alumni seperti issue yang sedang beredar, melainkan upaya pihak kampus untuk menjaga keamanan Izasah para alumni.

"Sementara keamanan dan lain-lain ya, satu-satunya cara mungkin akan di antar kesana demi keamanan, kita kan nggak tahu kayak kemarin gedung disana kebakaran," tegasnya.

"Bukan melelang, bahasanya mengamankan disanakan ada berangkas, jadi apa ya kita mikir sisi keamanan dan lain-lain tetap haruslah," Lanjutnya.

Sebenarnya, pihak kampus merasa kasihan kepada para alumni, karena Izasah tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan diluar sana. Bahkan pihak kampus sangat komit untuk menjaga keamanan Izasah tersebut sampai diambil oleh para alumni.

"Kami kasihan sebenarnya kepada alumni, Izasahnya numpuk disini. Mereka membutuhkan diluar sana. Kami disini tidak lagi bertanggungjawab sebenarnya, karena mahasiswa sudah keluar," Jelas ibu Erni.

Seperti pemberitaan sebelumnya, tunggakan alumni mahasiswa STKIP Bima masih menumpuk bahkan satu alumni ada yang menunggak hingga 5 sampai 6 juta rupiah. Dan itu ada yang menunggak hingga bertahun-tahun lamanya. Akibatnya Izasah alumni juga menumpuk dan pihak kampus harus menjaganya padahal sebenarnya bukan lagi tanggungjawab STKIP Bima.

David/Indikatorntb



×
Berita Terbaru Update