Notification

×

Iklan

Iklan

Al Azwar Anas Membantah Menipu Pemdes Rabakodo, Begini Penjelasannya

Sabtu, 13 Juli 2019 | 18.06.00 WIB
Foto: Al Azwar Anas
Indikatorntb.com - Al Azwar Anas (26) tahun pemuda asal Dusun Lara, Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, membantah pernyataan Syamsudin selaku Sekdes Rabokodo yang menduga dirinya sebagai seorang penipu, Sabtu (13/07/19).

"Saya ingin melakukan klarifikasi terhadap berita yang terbit terkait dugaan penipuan," Kata Al Azwar Anas kepada media ini.

Anas menjelaskan bahwa dirinya sudah berupaya untuk memenuhi tugasnya sebagai distributor. Namun, dirinya belum mampu memenuhi tugasnya karena terkendala di diler yang mendistribusikan kendaraan roda tiga yang dimaksud. Bahkan dirinya sudah mengusahakan di tiga kota sekaligus.

"Adapun kendala yang menimpa, bahwa diler yang mendistribusikan unit tersebut di daerah Bima maupun di Mataram sudah tutup, maka pengadaan tersebut terhambat, kami mencoba untuk melakukan komunikasi di Surabaya tapi belum juga ada kejelasan," Jelasnya kepada media ini.

Setelah berusaha di tiga kota itu, namun tidak juga berhasil, Al Azwar Anas pun mengembalikan uang yang ia terima kepada Syamsudin dalam dua tahap, tahap pertama 25 juta dan tahap kedua 9,4 juta. Total pengembalian uang itu adalah Rp. 34,400.000.

Lebih lanjut, Al Azwar Anas membantah terkait jumlah uang yang ia terima dari Syamsudin Sekdes Rabakodo sebesar 35 juta lebih. Anas mengaku hanya menerima uang sebesar 34,4 juta.

"Maka dari itu saya kemarin pada tanggal 1 mengembalikan uang terhadap pak Syamsudin sebesar 25 juta dan kemarin saya transfer lagi 9,4 juta jadi total keseluruhannya itu adalah 34,4 jt. Sesuai dengan yang saya ambil di kediaman pak Syamsudin waktu bulan puasa lalu," Jelasnya.

"Dan apa yang diberitakan, terkait lebih dari 35 juta yang saya ambil itu saya tidak membenarkan, sekali lagi itu tidak saya membenarkan karena yang saya ambil pada saat itu 34,4 jt saja," Lanjutnya.

Sekitar bulan Mei 2019 lalu, Pemerintah desa Rabakodo melalui Syamsudin selaku sekertaris desa mengadakan kerjasama pengadaan kendaraan roda tiga dengan Al Azwar Anas selaku distributor dengan perjanjiang 4 hari kerja kendaraan itu sudah di terima oleh pemerintah desa Rabakodo. Rencananya kendaraan itu akan digunakan sebagai kendaraan kebersihan lingkungan Desa Rabakodo.

Pemerintah Desa Rabakodo melalui Syamsudin selaku sekertaris Desa juga mengaku telah memberikan uang sebesar 35 Juta lebih kepada Al Azwar Anas.

"Uang itu saya serahkan bulan puasa lalu kepada Anas dan disaksikan oleh salah satu KAUR desa yg ada di Kec. Bolo, dengan penjanjian 4 hari perjalanan." Ungkap Syamsudin, selaku Sekdes Rabakodo kepada media ini mellalui WhatsApp, Selasa (09/07/19) lalu.

Namun setelah 4 hari berlalu, kendaraan roda tiga itu pun belum juga datang. Saat dihubungi oleh pemdes Rabakodo, Al Azwar Anas meminta waktu tambahan 12 hari untuk pengadaan kendaraan roda tiga itu. Namun, hingga saat itu setelah 12 hari berlalu kendaraan itu belum juga datang.

Pemdes Rabakodo pun berupaya untuk menghubungi Al Azwar Anas melalui telpon hingga datang kerumahnya untuk dimintai klarifikasi, namun tidak bisa ditemui, ditelpon juga kadang tidak di angkat kadang tidak aktif. Daei situlah Syamsudin menduga Al Azwar Anas terindikasi melakukan upaya penipuan.

"Ada indikasi rencana melakukan penipuan dengan modus sebagai distributor kendaraan tiga roda. Jika dalam waktu 2 (dua) hari ini tidak direspon, maka akan ditempuh jalur hukum." Beber Syamsudin.

Nasrullah/Indikatorntb



×
Berita Terbaru Update