Notification

×

Iklan

Iklan

Kisah Rika yang Hilang, Akhirnya Ditemukan di Halaman Masjid

Sabtu, 06 Juli 2019 | 11.27.00 WIB
Foto: Rika (memakai jaket biru hitam) bersama pihak keluarga saat membuat BAP di Polsek Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Indikatorntb.com - Upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga terhadap Rika akhirnya membuahkan hasil. Rika berhasil ditemukan pada hari Jum'at 05 Juli 2019 Kemarin di halaman masjid Tarogong Kaler, Garut-Jawa Barat, Sabtu (06/07/19).

"Alhamdulillah, Rika berhasil kami temukan dalam keadaan baik-baik saja. Semua berkat doa dan dukungan dari semua pihak. Pihak kampus, pihak kepolisian, terutama pihak keluarga dan masyarakat Bima," Ujar Syahrul melalui saluran telepon kepada Indikator NTB News.

Semuanya berawal dari usaha pencarian yang tidak pernah mengenal kata menyerah dari ayah dan paman Rika.

Marwan dan Syahrul berangkat dari Kabupaten Bima pada hari Jum'at 21 Juni 2019 lalu menuju Kota Bandung untuk menemui pihak kampus, khususnya tim pencarian Rika yang dibentuk oleh pihak kampus UNPAD. Dari sana Marwan dan Syahrul diberikan informasi bahwa pihak kampus belum berhasil menemukan Rika.

Setelah dari kampus UNPAD, Marwan dan Syahrul memutuskan untuk mendatangi pihak Polsek Jatinangor Kabupaten Sumedang. Disana Polsek Jatinangor memberikan informasi seputar hasil pelacakan nomor hp dan transaksi ATM. Menurut keterangan pihak kepolisian, terkahir hp dan transaksi ATM Rika berada di Garut Jawa Barat.

Mendengar informasi itu, Marwan bersama Syahrul memutuskan untuk mencari Rika di Garut. Namun, sebelum ke Garut, Marwan dan Syahrul berinisiatif untuk mencari Rika di sekitar Bandung bahkan ke Sumedang, mulai dari alun-alun kota, masjid-masjid bahkan menunggu diperempatan jalan, namun hasilnya tetap saja nihil. Marwan dan Syahrul memutuskan untuk segera mencari Rika di Garut Jawa Barat.


Setelah sampai di Garut Jawa Barat, Marwan dan Syahrul mengontrak sebuah rumah untuk tempat tinggal sementara. Lalu mencari Rika keliling Garut.

"Kami tidak akan pulang sebelum menemukan Rika, saat itu saya sangat yakin Rika semakin dekat," Kata Syahrul.

Rika pertama kali ditemukan oleh Syahrul yang merupakan pamannya sendiri. Saat itu Syahrul mendengar informasi dari masyarakat sekitar yang mengaku pernah bahkan sering melihat Rika keluar masuk di beberapa masjid dan mushollah sekitar, namun paling sering dilihat di Masjid Tarogong Kaler.

"Saya memutuskan untuk ngopi di warkop depan masjid, saya pun melihat Rika keluar dari Masjid. Saya awalnya ragu tapu setelah saya datangi, ternyata benar itu Rika," Terangnya.

Anehnya, Rika sama sekali tidak mengenal Syahrul pamannya sendiri. Namun, setelah beberapa saat kemudian barulah Rika sadar bahwa ia sedang bersama pamannya.

"Awalnya dia tidak mengenal saya, tapi setelah saya peluk sambil menangis ia baru sadar," Tutur Syahrul.

Setelah beberapa jam kemudian, Syahrul membawa Rika pulang menuju kontrakan di wilayah garut. Tempat tinggal sementara Marwan dan Syahrul selama melakukan upaya pencarian di Garut. Suasana haru pun terlihat saat Marwan dan Rika bertemu. Ayah dan anak itu sama-sama menangis.

"Saya belum mengabari pak Marwan, bahwa Rika sudah saya temukan. Saya bawa pulang untuk bertemu langsung. Air mata seorang ayah pun jatuh, saat melihat anaknya kembali," Imbuh Syahrul.

Setelah berhasil menemukan anaknya, Marwan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berdoa dalam upaya pencarian terhadap Rika selama ini.

Rika Satriawati (22) mahasiswa program studi biologi, FMIPA, Universitas Padjadjaran, Bandung asal Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, dinyatakan hilang pada hari Rabu 12 Juni 2019 lalu. Hingga akhirnya berhasil ditemukan pada hari Jum'at 05 Juli 2019 kemarin.

Furkan/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update