Notification

×

Iklan

Iklan

Pentingnya Pendidikan Karakter Membangun Kepribadian Pelajar dan Mahasiswa

Selasa, 25 Juni 2019 | 08.55.00 WIB
Foto: Penulis
Di zaman sekarang pasti kita sering mendengar berita ditv Koran atau media lainya tentang pelajar SMA tawuran, bahkan maha siswa anatar pergurusan tinggi, aksi kebut-kebutan dijalan raya padal hal itu sangatlah dilarang karena membahayakan dirinya dan meresahkan masyrakat, kasus narkoba, dan berbagai perilaku yang tidak terpuji yang telah menyebar luas dikalangan pendidikan.

Semua permasalah tersebut bisa juga terpengaruh di lingkungan yang tidak sehat, maka dari itu penting untuk membangun pendidikan karakter dan mengembangkan diri yang menjadikan kontrol untuk menampilkan sikap moral dan perilaku terpuji serta mengembangkan untuk menjadikan jati diri yang mempunyai potensi positif.

Mungkin saat ini beberapa orang masih belum mengenal yang namaya ‘pendidikan karakter’, selama ini yang telah banyak diketahui yaitu berbagai mata pelajaran formal seperti matematika, IPA, IPS, dan sebagainya. Karakter adalah sifat yang dimiliki setip individu berbeda-beda.

Pengertian karakter lebih mengarah dengan moral budi pekerti seseorang tentunya yang bersifat positif, karakter seorang terbentuk sejak masih kecil karena pengaruh dengan genetik dan lingkungan sekitar.

Proses pembentukan karakter, baik telah disadari maupun tidak akan terpengaruh cara individu tersebut dengan memnadang diri dan lingkungannya akan tercermin perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Karakter merupakan nilai perilaku setiap manusia yang berhubungan dengan Tuhan Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, persaan, perkataan dan perbuatan yang berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.

Adapun tujuan yang perlu diketahui dalam pendidikan karakter adalah untuk menanamkan dan membentuk sifat atau karakter yang diperoleh dari cobaan, pengalaman hidup, serta nilai yang ditanamkan sehingga dapat membentuk nilai instristik yang akan menjadikan sikap dan perilaku perseta didik.

Nilai-nilai yang perlu untuk ditanamkan berupa sikap dan tingkah laku tersebut deiberikan secara terus-menerus sehingga membentuk sebuah kebiasaan. Dari kebiasaan tersebut akan menjadikan karakter khusus bagi setiap individu. Pendidikan karakter sebentanya telah ditanamkan pada diri orang sejak kecil berawal dari lingkungan keluarga, masyrakat, serta dalam lembaga pendidikan. Kemudain disekolahpun siswa msudah dibekali dengan nilai-nilai agama, pendidikan kewarganegaraan, yang didalamnya sudah mencakup nilai-nilai pendidikan karakter. Namun itu semua masih belum cukup tampa diprektekan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu juga lingkungan dan keluarga sangatlah berperan penting untuk membentuk karakter, sudah semestinya orang tualah yang menanamkan pendidikan karakter pada anak sejak dini, baik dari perilaku dan perkataan yang dilakukan sehari-hari, seperti contohnya sejak kecil anak dididik untu selalu berbakti kepada orang tuanya, kemudian mengucapkan salam ketika pulang kerumah. Maka hal itu akan menjadikan kebiasaan anak melakukan yang lebih baik dan disinilah terjadinya membetukan karakter yang positif, yang selalu berkembang ditamabah dengan berbagai kegiatan dilingkungannya seperti mengaji, berbakti dan bentuk pengemabangan dalam pendidikan lainya.

Jika hal postif dulakukan anak akan melakukan lebih baik sampai dewasa kalau tidak terpengaruh dengan pergaulan bebas. Orang tua perlu juga memperhatikan pergaulan anak karena itu sangatlah perlu dilakukan untuk kebaikan anaknya sendiri.

Selain itu, berbagai dalam pembelajaran serta mengalaman akan melekat pada jati diri sseorang sehingga terbentuklah suatu karakter dalam setiap individu sehingga tercipta sikap, perilaku dan karaktristik yang tercermin dalam kepribadian. Sangatlah jelas betapa pentingnya mengembangkan pendidikan karakter karana bagi mahasiswa hal ini bertujuan untuk meningkatkan akhlak yang memiliki sifat terpuji, tidak hanya menjadi mahasiswa yang pandai saja tetapi tidak memiliki moral, setelah lulus menjadi pejabat yang korupsi sangatlah rugi.

Memiliki potensi besar tetapi digunakan untuk hal yang tidak baik sungguh sangatlah merugikan masyrakat. Namun yang sangat diharapkan ketika terjun dimasyrakat atau dunia kerja maka karakter postif itu akan menjadikan benteng berbagai tidakan tidak terpuji tetapi menjadikan wadah untuk perkembangan diri menjadikan seseorang yang berkpribadian yang unggul.

Penulis: Devi Wulandari
×
Berita Terbaru Update