![]() |
| Foto: Puluhan Pengendara terlihat berjejer di sepanjang jalan lintas Bima-Sumbawa |
Indikatorntb.com - Puluhan kendaraan bermotor rela menunggu, bahkan terpaksa putar balik demi menghindari kegiatan Vaksinasi yang digelar oleh pemerintah daerah di Kabupaten Bima, tepatnya dihalaman Mapolsek Kawasan Bandara Sultan Salahudin, Senin (27/09/21).
Puluhan kendaraan bermotor berjejer di sepanjang jalan, baik dari arah Kota Bima maupun dari arah kabupaten Dompu.
Salah satu pengendara yang pulang dari tempat kerjanya saat ditemui oleh media ini mengatakan, bahwa tanpa alasan yang jelas dirinya tidak mau divaksin. Ia lebih baik menunggu sampai kegiatan vaksinasi itu selesai.
"Memang tidak mau di vaksin. Habis pulang kerja saya. Saya akan menunggu sampai kegiatan vaksin," katanya sembari meminta agar namanya tidak dicantumkan didalam pemberitaan.
![]() |
| Foto: Tempat Vaksin |
Sementara ditempat terpisah, salah orang pengendara mengaku sudah di vaksin karena terpaksa.
"Yang mau bagaimana lagi, tiba-tiba ditahan dan disuruh vaksin," beber pengendara yang juga tidak mau disebutkan namanya itu.
Kegiatan vaksinasi yang digelar oleh pemerintah daerah di Kabupaten Bima bersama jajaran TNI dan Polri tersebut sudah berlangsung hampir satu minggu.
"Sudah berlangsung satu Minggu," kata salah satu aparatur kepolisian yang sedang bertugas.
![]() |
| Foto: Petugas kepolisian saat mengarahkan masyarakat untuk melakukan vaksin |
Setiap masyarakat yang melintas akan ditahan untuk pemeriksaan sudah di vaksin atau belum. Bagi masyarakat yang sudah di vaksin, dibuktikan dengan kartu vaksin akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Sementara yang belum akan diarahkan untuk melakukan vaksinasi.
Petugas akan mengarahkan masyarakat yang belum melakukan vaksin ke tempat vaksinasi. Mula-mula masyarakat akan dimintai identitas untuk pendataan, kemudian diperiksa kondisi kesehatan dan riwayat penyakitnya.
Bagi masyarakat yang kondisi kesehatannya stabil dan tidak memiliki riwayat penyakit, akan di vaksin saat itu juga. Sementara bagi masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan atau riwayat penyakit kronis tidak akan di vaksin.
Masyarakat yang sudah di suntik vaksin akan mendapatkan kartu vaksin dan diberi arahan untuk melakukan vaksin kedua pada tanggal yang sudah ditentukan.
Furkan/IN


