Notification

×

Iklan

Iklan

Membaca Kunci Terbukanya Pintu Dunia

Selasa, 18 Juni 2019 | 10.10.00 WIB
Foto: Penulis
“Membaca merupakan suatu cara untuk memahami sebuah arti dan maknanya yang ada dalam bahasa tertulisnya” Bonomo (1973)

Banyaknya orang yang sukses dalam belajar, nilai-nilai yang bagus ssmpai peringkatnya di sekolah maupun di perkuliahan selalu menduduki posisi teratas. Itu di nilai dari bagaimana cara ia membaca dan memahami secara betul apa yang dibacanya . Minat baca memang sangat di butuhkan.

Membaca menjadi kunci suksesnya terbukanya peti harta karun yang di sebut “ pendidikan” Membaca menjadi jalan utama untuk meraih kesuksesan. Membaca adalah gudang ilmu. Hampir di setiap saat dari bangun tidur sampai tidur lagi kehidupan kita di penuhi dengan kegiatan membaca. Dunia kita di penuhi tulisan. Membaca adalah salah satu cara untuk menjelajahi dunia yang luas.

Dewasa ini minta membaca perlahan mulai menurun. Kenapa ? karena banyaknya masyarakat yang tidak membaca sampai akhir. Rata-rata orang Indonesia membaca hanya bagian intinya saja. Oleh karena itu sering sekali ada berita hoax yang sumbernya masih belum jelas. Padahal dengan membaca dan mencari asal sumbernya, itu sudah sedikit membantu menghilangkan berita hoax.

Di Indonesia sendiri minat baca ternyata sangat rendah. Indonesia bahkan menduduki peringkat 62 dari 70 negara. Respondennya adalah anak-anak sekolah usia 15 tahun, jumlahnya sekitar 540 ribu anak.

Sampling error-nya kurang lebih 2 hingga 3 skor (detik news). Sangat di sayangkan sekali, padahal membaca itu mengasyikan dan banyak manfaatnya salah satunya meringankan angka buta huruf.
Banyaknya karya yang menarik seperti cerpen, novel, buku biografi, catatan-catatan kesuksesan tokoh.

Sangat menarik untuk di telusuri. Karena di dalamnya terdapat banyak sekali amanat yang dapat di ambil hikmahnya. Melalui menbaca kita bisa menelusuri isi buku-buku tersebut dan berpetualang di dalamnya, menjelajahi lembar demi lembar halamannya, menemukan konflik hingga cara penyelesaiannya.

Itu sangat mengasyikan. Membuat kita bisa menikmati “ dunia membaca” yang penuh imajinasi dan realita. Dunia “ membaca” tempat yang indah di penuhi dengan kata-kata di setiap lembar-lembar halamannya. Setiap cerita yang telah tersedia tersaji dengan rapih dan menarik untuk di telusuri.

Minat membaca memang perlu di latih dan di kembangan. Karena di setiap perjalannannya kita pasti akan menemukan kosa-kata baru yang kadang susah sekali untuk di mengerti. Membaca juga memerlukan ketelitian, agar setiap hurufnya tidak terlewati satupun, semuanya terbaca. Memang itu sangat sulit, banyak hal yang dapat membuat pembaca mulai merasa bosan , itu bisa di sebabkan dari cerita yang monoton, halaman yang terlalu banyak bahkan sampai cerita yang mudah sekali di tebak kelanjutannya.

Kasus buta huruf yang di alami bagi setiap penduduk Indonesia ini di sebabkan karena kurangnya minat baca, tidak menempuh pendidikan sejak kecil, kemiskinan dan kurangnya fasilitas-fasilitas mendukung seperti taman baca , perpustakaan keliling, toko buku. Pemerintah pun seharusnya turut adil dalam mengatasi kasus buta huruf yang di sebabkan kurangnya minat baca.

Pada tahun 2016 minnat baca di Indonesia mencapai 26% seiringnya berjalannya waktu minat baca masyarakat mulai naik, pada tahun 2017 persentasinya mencapai 37%, sedangkan pada tahun 2018 kenaikan yang singnifikan terjadi di tengah masyarakat yang terus sadar akan pentingnya membaca yaitu 50% (Tribun Jabar).

Ini justru menjadi kabar gembira, tertariknya banyak orang dengan minat baca justru akan memberikan dampak yang sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia. Dengan bertambahnya jumlah orang yang gemar baca akan sangat membantu untuk mengatasi gejala buta huruf. Buta huruf di Indonesia sendiri menjadi kasus yang sulit di tangani selain kasus kemiskinan dan pengangguran.

Banyaknya anak yang tidak bisa sekolah akan sangat berdampak buruk bagi masa depannya, setidaknya dengan membaca anak akan belajar tentang luasnya dunia. Membaca membantu mereka untuk mengenal huruf dan istilah – istilah yang dapat membuat mereka tidak buta akan pendidikan. Mereka jadi semangat membaca dan memudahkan akses mereka dalam mencari ilmu.

Pentingnya di sediakan taman baca gratis bagi anak-anak dan warga yang tidak bisa membeli buku, akan sangat membantu mereka untuk belajar, belajar, belajar lebih giat lagi. Minat baca masyarakat perlu di lestarikan akan tidak mudahnya tersebarnya berita hoax yang justru akan merugikan masyarakat bahkan negara.

Berita-berita hoax itu harus dibasmi secepatnya. Kebiasaan buruk masyarakat Indonesia justru yang menjadi penyebab tersebar luasnya berita hoax. Kebanayakan orang hanya membaca sekilas saja, tanpa mencari sumber asli berita tersebut. Dan mudahnya mereka menadapatkan informasi yang belum tentu jelas dari rekan-rekan mereka menjadi penyebab utama masyarakat mudah terhasut oleh berita hoax. Sehingga menimbulkan kecaman-kecaman dan petisi-petisi yang belum tentu salah.

Karena itu penting sekali untuk mencari informasi dan membacanya sampai tuntas , agar berita yang di sampaikan terbukti kebenarannya dan tidak hoax. Karena sudah banyak sekali kasus-kasus berita hoax yang sudah tersebar luas di internet, instragram, facebook dan media-media sosial lainnya. Perlunya membaca cermat agar tidak terjadinya saling serang dalam komentar.

Sudah banyak negara yang sukses karena kegemaran rakyatnya terhadap membaca. Jepang, Perancis dan Firlandia menjadi tiga negara yang sukses memajukan pendidikannya karena kegemaran rakyatnya akan membaca. Terlebih Firlandia yang waktu belajar siswa di sekolah hanya lima jam, terbilang sangat jauh di bandingkan Indonesia yang memiliki waktu belajar di sekolah selama 12 jam. Rakyat Firlandia ketika mereka ingin menuntut ilmu, mereka melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Banyaknya penulis-penulis yang terkenal akan hasil karyanya yang penomenal di karenakan kegemaran mereka akan membaca, mencari sumber yang jelas dan menuangkan ide-ide atau gagasan-gagasan mereka melalui tulisan-tulisan yang yang kaya akan makna.

Gemarnya membaca membuat para penulis termotivasi untuk terus menghasilkan karaya-karya yang nantinya akan mendobrak para generasi muda akan asyiknya membaca. Mereka menuangkan ide-ide mereka di kemas dalam bentuk cerpen, novel, biografi tokoh-tokoh penting yang sangat menarik untuk telusuri. Bahkan dari membaca dan menuangkannya dalam sebuah tulisan bisa menghasilkan uang yang banyak.

Dari hal kecil saja seperti membaca dampaknya akan sangat besar bagi suksesnya suatu negara. Karena dari suatu kecil jika di tekuni dengan serius maka akan terciptanya hal-hal besar yang akan memberikan dampak positif bagi diri seseorang yang melakukannya dan masyarakat sekitarnya. Oleh karena ini ayolah membaca sejak dini. Kuatkan minat baca dan raihlah bukalah pintu dunia.

Penulis: Musa Aulia Rifai
×
Berita Terbaru Update