Notification

×

Iklan

Iklan

Satgas Tinombala akan Serbu Kelompok Mujahidin Indonesia Timur, Jika Tak Menyerahkan Diri

Jumat, 25 Januari 2019 | 10.11.00 WIB
Satgas Operasi Tinombala di Poso (Foto : jurnalsulawesi.com/indikatorntb.com)
Editor : Subhan Al-Karim

Indikatorntb.com - Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, mengatakan Satgas Tinombala telah memetakan tiga lokasi yang diduga menjadi lokasi persembunyian Ali Kalora dan rekan-rekannya.

Apabila kelompok teroris pimpinan Ali Kalora itu tidak menyerahkan diri hingga Selasa, (29/01) pekan depan, satgas Tinombala akan lakukan penyerbuan. Satgas Tinombala terdiri dari pasukan gabungan TNI-Polri, termasuk Marinir TNI AL dan TNI Angkutan Udara.

"Setelah tanggal 29 diperintahkan bergerak, maka Satuan Tugas Tinombala langsung serbu," kata Dedi Prasetyo di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis, (23/01).

Dilansir dari tribratanews.polri.go.id, hasil penyelidikan Satgas Tinombala, kelompok teroris pimpinan Ali Kalora terdiri dari 14 orang.

Tujuh dari 14 orang merupakan rekrutan baru. Tujuh orang lainnya didikan mendiang Abu Wardah alias Santoso, bos Ali Kalora dulu dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Diketahui, kelompok Ali Kalora sebelumnya muncul di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, 31 Desember 2018 silam.

Mereka menembaki dua polisi, yaitu Bripka Andrew Maha Putra dan Bripda Baso, yang tengah mengevakuasi tubuh seorang penambang yang jadi korban pembunuhan. Dua orang polisi itu selamat dari penembakan tersebut.

tribratanews.polri.go.id/indikatorntb.com

×
Berita Terbaru Update