Notification

×

Iklan

Iklan

Pemuda Madani Desak KPK, Tindaklanjuti Kasus Newmont yang Menyeret Nama TGB

Sabtu, 19 Januari 2019 | 16.20.00 WIB
Lokasi tambang terbuka milik PT Newmont Nusa Tenggara di Batu Hijau, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (3/7). Tambang di Batu Hijau yang mulai beroperasi secara penuh pada Maret tahun 2000 tersebut menghasilkan 4,87 kilogram tembaga dan emas sebesar 0,37 gram dari setiap ton bijih yang diolah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho/indikatorntb.com.
Reporter : Ginanjar
Editor      : Subhan Al-Karim
Indikatorntb.com - Kasus penjualan saham PT Newmont Nusa Tenggara yang dikabarkan, Tuan Guru Bajang (TGB) terlibat. Lagi, di sorot pemuda NTB.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pemuda Madani, Harmoko mengatakan, kasus tersebut sudah masuk dalam cengkraman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Disampaikan Harmoko, 14 September 2018 lalu KPK menduga ada unsur kerugian negara dalam deviden hasil penjualan saham PT Newmont Nusa Tenggara kepada PT Amman Mineral Internasional itu.

Namun katanya, hingga kini hasil penyelidikan KPK belum dikabarkan adanya soal kepastian hukumnya.

"Kasus devistasi saham Newmot Nusa Tenggara jangan digantung, KPK harus didesak untuk menyelesaikan kasus ini," kata Harmoko di keterangan tertulis yang diterima media indikator, Kamis (17/19).

Penjelasan TGB tentang uang yang masuk di rekening pribadinya itu adalah uang pinjaman dari sahabatnya TGB, menurut Harmoko, Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) ini, penjelasan itu merupakan sebatas pengakuan dan modus supaya lepas dari incaran KPK.

Lebih lanjut Harmoko menyampaikan, bahwa KPK juga menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menangani kasus ini. KPK menemukan dugaan aliran dana dari PT Recapital Asset Management ke rekening Bank Syariah Mandiri milik TGB senilai Rp1,15 miliar pada 2010.

“KPK juga menduga uang itu berkaitan dengan pembelian 24 persen saham hasil divestasi Newmont oleh PT Multi Daerah Bersaing pada November 2009,” ujar Harmoko mahasiswa asal Bima ini.

Dengat dasar itu, Harmoko, Sekjen Pemuda Madani ini mendesak KPK untuk segera menindak lanjuti dan memberikan kepastian hukum kepada kasus ini, supaya masyarakat bisa melihat titik terang dari kasus yang menimpa TGB.
×
Berita Terbaru Update