Notification

×

Iklan

Iklan

Pengemis Bawa Uang Puluhan Juta Diamanankan, Warga Bima Ungkap ini

Selasa, 05 Juni 2018 | 15.28.00 WIB
Pengemis saat diamankan di kantor dinas sosial kota Bima (foto : Sukarman M. Amin)
Indikatorntb.com - Pengamanan pengemis yang dilakukan oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) di Kota Bima menuai tanggapan yang beragam dari masyarakat Bima. Diketahui pengemis itu berasal dari Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima ini sudah lama mengemis di beberapa titik strategis di Kota Bima, Selasa (05/06/2018).

Baca juga : Pengemis Yang Lagi Viral ini Pernah Masuk Kamar Putri Tanpa Permisi

Saat diintrogasi di ruangan, Pol PP menemukan uang tunai sekitar 15 juta di tas milik pengemis yang diketahui bernama Wahab ini.

Beragam tanggpan datang dari masyarakat Bima terhadap pengemis yang pernah mereka jumpai ini.

"Sudah waktunya untuk beristrahat, bertobat. Dari saya kecil sering lihat bapak itu mengemis di berbagai tempat strategis di Kota Bima. Anehnya beliau kalau meminta selalu memaksa," ungkap taufiqurrahman Alumni SMAN 2 Kota Bima ini.

"Pengemis ini kurang ngajar bangat, pernah dulu abang saya ngasih uang malah dibuang karena cuma 2000 doang. Tapi kalau suka colek-colek sih belum pernah dengar. Sering bangat ketemu. Suka minta sedekah dirumah," ujar Yeyen Mahasiswi STIH Bima ini.

"Harusnya direhab, karena orangnya arogan. Tidak sedikit yang merasa dilecehkan dengan beliau. Kebetulan saya tiap hari antar jemput ibu ke pasar. Biasa responnya songong kalau tidak dikasih. Cuman kalau sama kita yang cowok dia tidak terlalu arogan,
tapi kalau cewek, wahh mantap," ungkap Irfan warga Jatiwangi kepada Indikator Bima.

"Sering ketemu sama orang itu waktu di Bima. Tidak tau kalau gak benar-benar bisu tapi emang sering nyolek. Tapi mungkin karna dia bisu makanya nyolek," ungkap Atun Mahasiswa Unram yang juga Asli Kelurahan Dara ini.

"Kalau saya sebenarnya kenapa harus dikumpul uangnya orang, kalau mau tangkap ya tangkap saja. Tidak usah dipublis uangnya. Toh itu juga uang hasil keringat dia. Dia capek ngemis sudah lama kan, yang salah kan orang-orang juga, kenapa dia harus kasuh pas dia datang mengemis. Tapi kadang dulu kalau dia datang ngemis di rumah orangnya kalau tidak dikasih dia kadang tidak mau pulang," ujar Nurul Mahasiswi Asli Kelurahan Lewisape ini.

Reporter : Fahrul Rozy
Editor      : Furkan AS
×
Berita Terbaru Update