![]() |
| Foto: Suasana pelaksanaan ritual sumpah yang dilakukan oleh bapak dan kakak kandung Kifen. |
Indikatorntb.com - Kasus kehilangan Kifen kembali mewarnai dinding media sosial. Setelah lama diam, kini keluarga Kifen mulai angkat bicara. Bapak dan kakak kandungnya melakukan sumpah di Masjid Safinatunajjah Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Rabu (21/01/26).
Ritual tersebut tidak hanya mengucapkan kalimat, namun juga menggunakan Al-Quran yang ditetakan diatas kepala, empat lapis kain kafan yang diduduki dan tanah dihadapan bapaknya Kifen.
Melalui ritual sumpah tersebut, Jamrud bapak Kifen dan Kafun kaka kandungnya membantah tuduhan dan fitnah yang beredar luas di media sosial selama ini. Bahwa bapak dan kaka kandungnya terlibat membunuh dan menguburkan Kifen.
Jubair adik ipar Jamrud menegaskan bahwa, ritual sumpah tersebut merupakan langkah awal sekaligus upaya untuk memberikan keterangan dan kesaksian dihadapan Allah SWT dan seluruh masyarakat. Bahwa asumsi liar dan tuduhan yang beredar luas selama ini adalah fitnah.
"Kami sadar bahwa sumpah adalah jalan terakhir yang harus di tempuh, biar Allah SWT yang memutuskan," Ujarnya kepada media ini.
Lebih lanjut Jubair mengatakan bahwa ritual sumpah merupakan upaya untuk memohon dan berdoa kepada Allah SWT untuk memberikan keputusan berupa laknat dan azab kepada siapapu yang bersalah.
"Jika bapak dan kakaknya berbuat, maka azab dan laknat Allah SWT akan kembali kepada mereka bahkan keturunannya," Terangnya.
Soal tanggapan publik tentang ritual sumpah itu, Jubair mengatakan bahwa publik punya hak untuk menilai, tidak ada keharusan untuk percaya. Fokus sumpah tersebut lebih kepada menyerahkan diri (pasrah) kepada Allah SWT untuk membuat keputusan.
"Boleh percaya boleh tidak, biarlah publik yang menilai. Intinya sumpah yang dilakukan semata berserah diri kepada Allah SWT," Ucapnya
Seperti yang diketahui, pelaksanaan sumpah dituntun oleh tokoh agama, disaksikan oleh masyarakat sekitar, disiarkan secara langsung di media sosial Facebook, bahkan dikawal langsung oleh Polsek Wera.
Setelah melakukan ritual sumpah, keluarga Kifen bersama masyarakat pulang kerumah dan melakukan do'a bersama atas pelaksanaan sumpah tersebut.
TIM/IN
