![]() |
| Foto: Kedua Terduga Pelaku berinisial A (kiri) dan Temannya berinisial I (Kanan). |
Indikatorntb.com - Kasus dugaan pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Bima. Kali ini, terduga pelaku modusnya pura-pura menjadi tamu selama berhari-hari dan melancarkan aksinya setelah memanggil temannya untuk membantu.
Korban berinisial MN (16) asal Kelurahan Sambi Nae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima harus rela kehilangan motor merk CRF miliknya yang diduga dibawa kabur oleh dua orang pelaku berinisial A (20) asal desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima dan berinisial I (17) tahun asal desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.
Peristiwa itu bermula ketika pelaku berinisial A bertamu ke rumah pelaku. Kehadiran pelaku disambut baik oleh Korban dan kakak kandungnya bernama Wanda (23) tahun dan sama sekali tidak menaruh curiga terhadap pelaku karena masih punya hubungan keluarga.
"Lima hari makan tidur di rumah," Kata Wanda, kakak kandung korban kepada media ini.
Berhari-hari pelaku tidur dan makan dirumah korban, sampai akhirnya pelaku mengundang temannya berinisial I untuk datang ke rumah korban, tempat kejadian perkara (TKP) dan kedatangan teman pelaku juga disambut baik oleh korban dan kelurganya.
"Terus dia jemput temannya buat main-main ke rumah," tutur Wanda.
Karena Wanda dan korban tidak menaruh curiga kepada kedua terduga pelaku, akhirnya pada hari Jum'at sekitar pukul 16.00 WITA, korban bersama kakaknya meninggalkan rumah untuk bermain volly di lingkungan sekitar.
Setelah bermain Volly, korban dan Wanda pulang ke rumah sekitar pukul 16.58 WITA dan benar saja, kedua terduga pelaku sudah tidak ada dirumah. Kedua terduga pelaku berhasil membawa kabur motor merk CRF sekaligus STNK dan uang tunai sebanyak 200 ribu rupiah.
"Uang di dompet sama STNK disimpan di lemari," ujar Wanda.
Mendapati hal itu, Wanda berupaya untuk menghubungi para terduga pelaku. Hingga akhirnya, pelaku berinisial I berhasil ditemukan dan mengaku bahwa motor tersebut sudah digadaikan oleh pelaku berinisial A. Terduga pelaku berinisial I mengaku tidak terlibat, meski sebelumnya ia secara bersama-sama dengan terduga pelaku A.
Terduga pelaku berinisial I terkesan menghindar dan tidak mau bekerjasama untuk memberikan informasi yang benar, bahkan hingga saat ini pelaku berinisial I juga sudah menghilang.
"Saat ditanya, dia tidak mengaku, katanya motor adik saya sudah di gadaikan oleh pelaku berinisial A. Saat kita mendatangi tempat digadaikannya motor itu tidak ada yang tau," beber.
Meski sudah berusaha untuk melakukan upaya-upaya kekeluargaan, namun hingga saat ini, pelaku berinisial A belum juga ditemukan dan nomornya sudah tidak dapat dihubungi. Korban dan keluarganya pun akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
"Iya, kami akan membuat laporan polisi atas kasus pencurian," tegas Wanda.
Tim/IN
