![]() |
| Foto: Screenshot Video Saat Korban pertama kali ditemukan diatas rumpong |
Indikatorntb.com - Anak Buah Kapal (ABK) asal desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, yang dinyatakan hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Jum'at (16/01/26).
Bogis (29) tahun ditemukan sedang terapung diatas rumpong pada hari Jum'at (16/01) sekitar pukul 07.00 WITA, setelah semalam dihantam badai sendirian ditengah laut.
"Alhamdulillah sudah ditemukan dalam keadaan selamat," Kata Ogrin kata kandung Korban kepada media ini.
Sebelumnya, Bogis (29) tahun dinyatakan hilang pada hari Kamis (15/01) sekitar pukul 17.00 WITA disekitar perairan Kolidatang, Kecamatan TJ. Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
menurut keterangan informasi dari keluarganya, Kejadian bermula ketika kapal barang yang memuat ribuan pisang tempat Bogis bekerja dihantam badai, angin kencang dan gelombang besar di sekitar perairan Kolidatang.
Melihat cuaca buruk itu, Kapten kapal memutuskan untuk berlabuh di sekitar pantai Kolidatang. Namun, salah satu penutup ember dihempas angin kencang hingga hanyut ke laut. Bogis yang melihat kejadian itu berupaya untuk mengambil penutup ember tersebut menggunakan sampan. Namun, akibat gelombang besar dan angin kencang , Bogis tidak bisa mengendalikan sampan hingga terbawa arus.
Kapten dan ABK lain berupaya menolong Bogis menggunakan kapal barang bernuatan berat, namun karena cuaca yang sangat buruk, kapal besar juga sangat sulit dikendalikan.
Karen gagal melakukan penyelamatan menggunakan kapal besar tersebut, Kapten Kapal dan ABK sempat meminta bantuan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian kepada Basarnas Larantuka.
Namun, karena cuaca buruk upaya pencarian tidak dapat dilakukan malam itu. Sehingga diputuskan pencarian akan dilakukan besok.
Setelah cuaca membaik, paginya Kapten dan beberapa ABK Kapal menggunakan kapal nelayan untuk melakukan pencarian. Setelah dilakukan pencarian sekitar 1 jam di sekitar perairan Kolidatang, akhirnya Bogis ditemukan sedang berlindung diatas rumpong setelah sampannya tenggelam dihantam ombak.
"Sampannya tenggelam, dia berenang menuju rumpong untuk berlindung selama satu malam," Ujar Ogrin.
Setelah berhasil dievakuasi, Bogis akhirnya dibawa menuju kapal tempatnya bekerja.
TIM/IN
