Notification

×

Iklan

Iklan

Bagian Timur Ditinggal, Forkades Minta Gubernur NTB Tidak Pilih Kasih Bangun Daerah

Kamis, 07 Oktober 2021 | 12.17.00 WIB
Foto: Umar, SH ketua Forkades Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.


Indikatorntb.com - Ketua Forum Kepala Desa (Forkades) Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Umar, SH menilai Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dinilai tebang pilih dalam membangun daerah, terutama di bidang Pariwisata, Kamis (06/10/21).


Menurut Umar, Pulau Sumbawa seperti tidak mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi NTB, bahkan terkesan ditinggalkan terutama di bidang Pariwisata. 


"Padahal sudah ditetapkan oleh Presiden untuk di prioritaskan, nggak main-main, tapi justru oleh Pemerintah Provinsi malah Dana Alokasi Khusus-nya (DAK) ditutup," jelas kepala Desa Nangawera kepada media ini saat ditemui di kantornya.


Padahal, kata Umar, potensi pariwasata di pulau Sumbawa, Dompu dan Bima sangat luar biasa. Dirinya kemudian mempertanyakan keberpihakan Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini, Gubernur NTB. Mau diapakan pulau Sumbawa ini.


"Patut kita pertanyakan keberpihakan pembangunan terutama di bidang pariwisata, semua di fokuskan di Lombok, nah Pulau Sumbawa, terutama di Bima ini mau di apakan," paparnya.


Masih kata Umar, harusnya Gubernur NTB tidak punya alasan untuk tidak memperhatikan pembangunan pariwisata di NTB bagian timur. Potensi destinasi wisata di NTB bagian harusnya diperhatikan untuk menopang pariwisata yang ada di pulau Lombok.


"Ketika jutaan orang datang ke Lombok wisata di Mandalika, harusnya juga ke Pulau Sumbawa, misalnya di Bima. Tapi bagaimana orang mau kesini, destinasi wisatanya tidak diurus, infrastruktur tidak diperbaiki, iya kan," tuturnya.


Umar bersama kepala desa yang lain khususnya di Kecamatan Wera mengaku kecewa dengan pembangunan daerah di NTB, terutama di Kabupaten Bima. 


Mereka meminta, Pemerintah Provinsi NTB, dalam hal ini Gubernur NTB untuk segera membuat kebijakan yang pro terhadap pembangunan daerah NTB di bagian timur.


"Kami meminta tahun 2022 itu, alokasi anggaran harus juga mulai di fokuskan ke wilayah NTB bagian timur, jangan ditinggal," pintanya.


Furkan/IN



×
Berita Terbaru Update