| Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Muttakun (Sumber: Akun Facebook @Muttakun Rumah Aspirasi Kita) |
Indikatorntb.com - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Dompu dari Fraksi Nasdem, Ir. Muttakun menggugat dan meminta Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah segera mengundurkan diri, Jum'at (08/10/21).
"Gubernur NTB layak digugat atas pembiaran terjadinya perusakan hutan di NTB dan diminta untuk segera mengundurkan diri," tulisnya melalui unggahan akun Facebook miliknya @Muttakun Rumah Aspirasi Kita.
Dalam unggahannya, Muttakun menilai Gubernur NTB tidak serius memberantas dan melakukan pencegahan terhadap pelaku perusakan hutan di Wilayah Kabupaten Dompu.
"Demikian pula kami belum melihat upaya serius dari BKPH yang ada di Kabupaten Dompu untuk melakukan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Dompu dalam rangka membahas penyelamatan hutan dan tindakan kongkrit yang dilakukan untuk melindungi hutan yang masih tersisa," bebernya.
Komisi I DPRD Kabupaten Dompu, kata Musttakun sudah bekerja maksimal, hal itu dilihat dari banyaknya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang difasilitasi oleh dirinya bersama anggota Komisi I lainnya. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah.
"Sudah tidak bisa dihitung hasil RDPU yg difasilitasi oleh Komisi I DPRD Kabupaten Dompu yang meminta perhatian Gubernur NTB untuk segera melakukan pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan yang terjadi di wilayah Dompu," paparnya.
Justru sebaliknya, Musttakun menilai pemerintah sengaja melakukan pembiaran terhadap perusakan hutan.
"Sebaliknya yang ada hanyalah pembiaran atas terjadi kerusakan hutan termasuk perusakan yg dipicu oleh pembangunan jalan ekonomi di dalam kawasan hutan," cetusnya.
Karenanya, Musttakun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun gerakan menggugat Gubernur NTB yang terkesan diam dan membiarkan terjadinya perusakan hutan tanpa adanya tindakan.
"Saya mengajak elemen masyarakat yang masih masih punya hati dan berjiwa muda agar bersama mengambil sikap dan tindakan menggugat Gubernur NTB," pintanya.
Bahkan, Musttakun tidak segan-segan untuk mengingatkan Gubernur NTB agar fokus mempersiapkan kebutuhan dan kepentingan politiknya dalam menyambut Pilgub 2024 yang akan datang.
"Kalau Gubernur NTB hanya datang ke Dompu untuk membangun komunikasi politik sebagai persiapan menuju 2024 maka baiknya Gubernur NTB segera tanggalkan jabatannya dan fokus saja menggalang dukungan untuk pilkada," tegasnya.
Furkan/IN