Notification

×

Iklan

Iklan

Sempat Kejar-Kejaran, Polsek Dompu Berhasil Ringkus Spesialis Curanmor Asal Bima

Rabu, 17 Februari 2021 | 22.03.00 WIB

 

Foto: Pelaku tidak menggunakan masker saat diamankan di Polsek Dompu.

Indikatorntb.com - Remaja berinisial R (17) asal Dusun Wadu Mbani, Desa Ndano, Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, akhirnya diringkus oleh aparat Polsek Dompu setelah sebelumnya berusaha kabur dan kejar-kejaran hingga masuk ke ladang Jagung, Rabu (17/02/21).


"Sebelum ditangkap dan dibawa ke Mapolsek, pelaku sempat kabur, masuk ke lahan jagung," ungkap Kapolsek Dompu, IPDA I Kadek Suadaya, S.Sos.


Penangkapan itu berawal dari laporan salah seorang pemuda bernama Sultan yang sedang nongkrong dengan teman-temannya di pinggir jalan lintas Bima, tepatnya di depan SDN No. 26 Dompu, Desa O'o, Kecamatan Dompu.   


Sultan bersama teman-temannya mengaku melihat dan mengenali motor milik A. Latif yang dikendarai oleh pelaku. Sultan kemudian menghubungi, Wawan anak dari A. Latif dan melakukan koordinasi dengan personil Polsek Dompu, lalu mengejar pengendara yang diduga sebagai pelaku curanmor tersebut.


"Tiba-tiba Sultan melihat seorang pengendara berboncengan dan mengenali sepeda motor merk Yamaha, type Jupiter MX diduga milik A. Latif warga desa O'o yang hilang pada hari Minggu (14/2/2021) lalu sekira pukul 03. 00 Wita," ungkap Kapolsek.


Meski umurnya masih muda, namun R diduga merupakan spesialis curanmor. Di hadapan petugas, R mengaku tidak sendiri. Masih ada 2 (dua) orang temannya saat melakukan pencurian. 


"Bahkan saat itu mereka telah melakukan pencurian sepeda motor di 3 (tiga) TKP berbeda di wilayah Dompu. Kedua temannya sedang dalam pencarian," terang Kapolsek.


Kapolsek menambahkan, terkait kejadian saat aksi pencurian, korban mengaku menyimpan motornya di ruang tamu sekira pukul 21.00 wita dalam keadaan stang dikunci. Sedangkan kunci motornya digantung di ruang keluarga samping ruang tamu. Di samping itu, korban juga memastikan kalau seluruh pintu dan jendela sudah tertutup rapat.


"Namun saat terbangun, korban tak melihat motornya. Sementara pintu ruang tamu, dan jendela ditemukan dalam keadaan sudah terbuka. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku masuk melalui fentilasi di atas jendela ruang tamu," papar Kapolsek.


Saat ini, pelaku (R) tengah mendekam di balik sel Mapolsek Dompu. Sedangkan 2 (dua) rekannya sedang dalam pengejaran petugas.


Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan tindak pidana pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 4 dengan ancaman 7 tahun penjara.


Tim/IN


×
Berita Terbaru Update