Notification

×

Iklan

Iklan

Kamu Harus Tau, Berikut Sejumlah Fakta Menarik di Balik Peringatan Hari Hijab Sedunia

Selasa, 02 Februari 2021 | 08.54.00 WIB

 

Foto: Mouzalina, Selebgram Hijab Indonesia

Indikatorntb.com - Dengan suara bulat, 203 anggota parlemen DPR Filipina menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) yang menetapkan tanggal 1 Februari sebagai hari Hijab Nasional.


"Ini adalah penerapan dalam apa yang kita sebut inklusivitas. Saya pikir ini adalah langkah yang disambut sangat baik di mata komunitas muslim," kata Dr. Potre Dirampatan Diampuan, salah satu wali dari United Religions Initiative's Global Council yang menyambut baik undang-undang  tersebut, kepada Arab News.


Komisi Nasional Muslim Filipina ditunjuk untuk merayakan Hari Hijab Nasional dengan cara mempromosikan dan meningkatkan kesadaran tentang makna hijab di Filipina.


Menurut data terbaru dari Otoritas Statistik Filipina, dari total populasi 110.428.130 jiwa warga Filipina, terdapat lebih dari 10 juta warga Muslim. Islam menjadi agama terbesar kedua di Filipina.


Sejak DPR Filipina menyetujui dan menetapkan tanggal 1 Februari sebagai hari peringatan hijab nasional, kemudian menjadi viral. Ternyata Hijab memiliki beberapa fakta menarik yang perlu anda ketahui, diantaranya seperti yang dirangkum oleh tim indikator berikut ini.


Pencetus Pertama Hari Hijab Sedunia


Perempuan berhijab asal Bangladesh yang menetap di New York, Nazmaa Khan adalah pencetus gerakan berhijab sehari pada tahun 2013 silam. 


Gerakan yang dibangun oleh Nazmaa berawal ketika dirinya yang sudah menganakan hijab sejak usia 11 tahun mendapat perlakuan diskriminatif dari orang-orang di sekitarnya. 


Nazmaa yang tinggal dan menetap di daerah Bronx itu pun menceritakan pengalaman pahit yang ia alami saat masih di sekolah. 


"Sejak masih sekolah, saya sering dipanggil dengan sebutan Ninja atau Batman. Bahkan sejak tragedi 9/11, saya dipanggil Osama bin Laden atau teroris," katanya seperti yang dikutip dari situs resmi World Hijab Day.


Bukannya melemah atau menyerah dengan keadaan itu, Nazmaa malah bangkit dari perilaku diskriminasi dengan melakukan gerakan berhijab sehari. Nazmaa mengajak setiap perempuan yang ia temua untuk mengenakan hijab selama satu hari.


Hari Hijab Sedunia Mengakhiri Islamophobia


Nazmaa kemudian mendirikan World Hijab Day dengan tujuan yang terbilang sederhana namun sangat bermakna, Yaitu ingin mengakhiri Islamophobia atau rasa takut pada orang-orang muslim, terlebih kepada perempuan yang berhijab yang selama ini sering dipandang sebelah mata bahka di cap sebagai teroris.


Dengan begitu, Nazmaa berharap gerakan itu bisa menjadi awal yang baik untuk menyudahi islamophobia, sekaligus memberikan pemahaman kepada semua orang tentang islam yang sebenarnya, tentang dasar dan alasan mengapa perempuan muslim memilih untuk mengenakan hijab.


Beragam Cara Merayakan Hari Hijab Sedunia


Beragam cara merayakan peringatan hari Hijab sedunia, jika Nazmaa merayakan peringatan hari Hijab sedunia dengan cara mengajak perempuan lain untuk menggunakan Hijab selama satu hari, maka perempuan muslim di berbagai negara lain, merayakan dengan mengajak para petinggi negara untuk menghentikan islamophobia.


Selain itu, ada juga yang merakannya denga cara menggelar acara diskusi online melalui webinar dan talkshow. Ada juga yang merayakannya dengan cara berkampanye untuk memberikan pemahaman tentang makna hijab yang sebenarnya.


Merayakan Hari Hijab Sedunia di 109 Negara


Peringatan hari Hijab sedunia ternyata sudah dilakukan kurang lebih di 109 negara. Perempuan-perempuan muslim hadir di tengah-tengah masyarakat dengan penuh percaya diri untuk mempromosikan Hijab dengan berbagai cara, diantaranya memberikan pemahaman kepada semua orang bahwa berhijab adalah berbusana yang nyaman dan aman.


Hampir di Setiap Negara Memiliki Brand Ambassador


Sejak dibentuknya Word Hijab Day (WHD) yang kini menjadi organisasi non-profit, yang menyebarkan semangat dan inspirasi keislaman melalui hijab. Maka di buatkanlah perwakilan yang di sebut (Ambassador) di setiap negara. Saat ini, ada kurang lebih Ambassador dari seluruh negara partisipan. Meskipun tidak ada batasan bagi setiap negara partisipan untuk mempunyai ambassador.


Ambassador yang menjadi perwakilan di berbagai negara merupakan tokoh dan figur publik terkenal, mulai dari politisi, selebriti, pembawa acara, dan lain-lain.


Indonesia pun memiliki brand ambassador, yakni selebgram dan presenter Trifty Qurrota Aini.


Ambassador lainnya adalah rapper muslim perempuan asal AS bernama Chaplain Jamillah Abdul-Kareem dan Presenter Inggris Shreen Mahmoond. 


Furkan/Indikatorntb






×
Berita Terbaru Update