Notification

×

Iklan

Iklan

Beragam Aspirasi Disampaikan, Musdes Desa Ntoke Berlangsung Pastisipatif dan Demokratis

Senin, 01 Februari 2021 | 13.07.00 WIB

 

Foto: Suasana pepaksanaan Musdes Desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Indikatorntb.com - Pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama unsur masyarakat menggelar Musyawarah Desa (Musdes) di Aula kantor pemrintah Desa Ntoke, Senin (01/02/21).


Musdes yang di gelar untuk menyerap sekaligus menampung aspirasi masyarakat tersebut berlangsung partisipatif dan demokratis. Puluhan masyarakat, yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda hadir sebagai peserta Musdes.


Dalam forum yang di dampingi oleh pendamping teknis desa tersebut, tidak sedikit masyarakat yang menyampaikan baik saran, masukan, ide dan gagasan bahkan kritikan untuk membangun desa Ntoke.


Beragam saran, masukan dan kritikan mewarnai jalannya musdes, mulai dari persoalan pengelolaan Bumdes, pengembangan pariwisata air terjun, pembukaan jalan, karang taruna, masalah sosial kemasyarakatan, pendidikan, kesehatan serta persoalan BLT Desa.


"Kita dari Karang Taruna sangat berterima kasih banyak kepada bapak kepala desa," ujar salah satu peserta Forum Musdes.


"Yang saya amati, setiap ada kasus di Ntoke kenapa langsung ke Polsek, kenapa tidak ditangani di desa, gunanya pemerintah desa buat apa," papar peserta forum lain ketika menyampaikan aspirasi.



Di tempat yang sama, kepala desa Ntoke, Muhidin ketika menanggapi saran dan kritikan dari masyarakat mengaku senang bahkan menyampaikan terima kasih. Menurutnya, saran dan masukan dari masyarakat adalah motivasi dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala desa.


"Semua itu motivasi bagi saya, saya salut, dan saya juga bangga," ungkapnya di depan peserta forum Musdes.


Lebih lanjut, Muhidin meminta kepada masyarakat desa Ntoke untuk tetap dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa Ntoke dalam hal adanya masalah atau persolan yang sedang terjadi.


"Kalaupun ada masalah, datang ke Pemerintah desa. Laporkan," tegasnya.


Musdes yang berlangsung hampir 4 jam tersebut, akhirnya ditutup setelah semua aspirasi masyarakat diserap dan ditampung oleh pemerintah desa dan BPD untuk ditindaklanjuti.


Furkan/Indikatorntb



×
Berita Terbaru Update