![]() |
| Foto: Screenshot Video yang di unggah oleh Channel Youtube @Ompu Net NTB. |
Indikatorntb.com - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bima Edy Mukhlis menyebut bahwa otak di balik peredaran Narkoba di Kota dan Kabupaten Bima melibatkan keluarga-keluarga kekuasaan, Kamis (25/02/21).
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah seminar nasional yang membahas tentang "Bahaya Narkoba di Kalangan Generasi Muda" yang digelar oleh Forum Mahasiswa dan Pemuda (FPM) di Gedung Ana Meci desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima pada hari Rabu (24/02/21) kemarin.
"Kami memberikan informasi, bahwa iniloh otak Narkoba itu, ini pedagang Narkoba di Kota Bima, ini yang ada di Kabupaten Bima," ungkapnya menggebu-gebu dihadapan peserta seminar sebagaimana dilansir dari Video yang diunggah oleh Channel Youtube @Ompu Net NTB.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 33 detik itu, anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi Nasdem ini mengungkapkan bahwa dibalik otak perdagangan Narkoba di Kota dan Kabupaten Bima itu melibatkan keluarga-keluarganya kekuasaan.
"Kemudian ada keterlibatan yang paling parah, ada keluarga-keluarganya kekuasaan," ujarnya.
Lebih lanjut, dihadapan peserta seminar nasional yang juga dihadiri oleh perwakilan BNN Bima itu, Edy Mukhlis mempertanyakan keberanian bahka menantang aparatur penegak hukum untuk menangkap orang-orang yang ia maksud.
"Tapi pertanyaanya, pertanyaannya, berani nggak ini ditangkap. Ya Nah ini saya tantang di forum resmi ini," paparnya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta seminar.
Dalam video itu, Edy Mukhlis hanya menyebut lokasi otak perdagangan Narkoba itu berada, yaitu di Kota dan Kabupaten Bima. Ia tidak menyebut secara spesifik, siapa keluarga-keluarga kekuasaan yang katanya terlibat dalam otak perdagangan Narkoba.
Furkan/IN
