Notification

×

Iklan

Iklan

Polri Ungkap Sejumlah Fakta Kelompok Teroris Jamaah Islamiah

Rabu, 30 Desember 2020 | 14.57.00 WIB

 

Foto: Salah teruda jaringan kelompok teroris Jamaah Islamiah ditangkap

Indikatorntb.com - Polri melalui Detasesmen Khusus 88 (Densus 88) anti teror berhasil mengungkap beberapa fakta baru tentang aktivitas kelompok teroris Jamaah Islamiah (JI),  Rabu (30/12/20).


Sejumlah Fakta yang diungkap oleh Polri, setelah Densus 88 melakukan melakukan pengusutan hingga ke lokasi pelatihan. Berikut fakta-fakta yang dirangkum oleh Indikatorntb:


Lokasi pelatihan di 12 tempat


Polri berhasil menemukan lokasi yang dijadikan sebagai pelatihan kelompok teroris Jamaah Islamniah. Polri tidak bisa menyebut nama semua lokasi tersebut, tapi salah satunya ada di Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

" Bahwa JI ini mempunyai beberapa Lokasi ada di Jateng, saya enggak bisa sebutkan dimana, tapi ada 12 lokasi," Kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Guwono, S.I.K.,M.Si di Jakarta beberapa waktu lalu.


Berbagai macam Pelatihan khusus


Kelompok teroris jamaah islamiah memiliki berbagai macam pelatihan khusus yang sengaja di programkan untuk semua kadernya. Diantaranya, pelatihan menggunakan senjata api, perbengkelan, perakitan senjata dan bom bahkan pelatihan penyergapan yang mereka sebut sebagai pasukan khusus dengan seragam khusus.

"Mereka mempersiapkan generasi muda ini dengan tujuan untuk menjadi pemimpin masa depan Jamaah Islamiah," beber Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Guwono, S.I.K.,M.Si.


Anak-Anak Muda Cerdas Dari Pondok Pesantren Menjadi Target Perekrutan


Tidak tanggung-tanggung, kelompok teroris Jamaah Islamiah dalam mencari kaser barunya merekrut anak-anak muda dari beberapa pesantren yang tingkat kecerdasannya diatas rata-rata.

Sejak tahun 2013 hingga 2018, Jamaah Islamiah sudah mencetak tujuh angkatan dengan menjaring 95 anak muda.

"Target jaringan tersebut mendapatkan anak-anak muda dengan rangking 1-10 di Ponpesnya," Ungkap Kadiv Humas Polri itu.


Pelatihan dilanjutkan ke Suriah


Setelah dilatih di Indonesia, generasi muda akan dikirim ke Suriah. Tujuannya untuk mendalami pelatihan militer dan perakitan senjata serta bom.

"Setelah pelatihan di sini, generasi muda ini selanjutnya dikirim ke Suriah," terang Irjen Pol. Raden.


Pelatih Ditangkap


Kelompok Jamaah Islamiah benar-benar dilatih menjadi ahli tempur, penyergapan dengan pasukan khusus, merakit senjata dan bom. Salah satu pelatih terbaiknya berinisial JP sudah ditangkap pada tahun 2019 lalu dan telah diputus bersalah dengan sanksi pidana 3 tahun 8 bulan penjara.


Furkan/Indikator

×
Berita Terbaru Update