Notification

×

Iklan

Iklan

Pengacara Asal Parado Meminta Program Bima Ramah Jilid II Dilaksanakan Berkeadilan

Minggu, 13 Desember 2020 | 17.38.00 WIB

 

Foto: Taufiqurrahman, SH

Indikatorntb.com - Pengacara asal desa Kuta, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Taufiqurrahman, SH bersama masyarakat menitipkan harapan kepada Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs, H. Dahlan M. Noor sebagai Paslon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Bima untuk melanjutkan program Bima Ramah jilid II secara berkeadilan, Minggu, (13/12/20).


"Pemerintah kedepan bisa lebih baik lagi dalam menata sistem pemerintah, sehingga Bima RAMAH Jilid II dapat terwujud dengan baik, tanpa harus melupakan tunggakan program di periode pertama," ungkap pemuda yang akrab di sapa Opick ini.


Menurut Opick, pemerintah harus mewujudkan kesejahteraan sosial dengan cara melakukan pembangunan di setiap lini secara adil dan merata.


"Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah harus menerapkan distribusi pembangunan di segala lini yang berkeadilan, tanpa itu semua maka ketimpangan sosial, ekonomi dan politik akan terjadi," Katanya.


Dikatakanya, Kecamatan Parado sebagai daerah selatan kabupaten bima dengan jumlah penduduk kurang lebih 15 ribu jiwa, memiliki potensi Laut, Gunung dan persawahan, dimana sebagian besar penduduknya bekerja sebagai Petani/Pekebun, maka pemerintah daerah sudah seharusnya memikirkan dan mendistribusikan kebutuhan masyarakat sesuai potensi masing-masing.


"Timbulnya aksi protes dari masyarakat karena pemerintah daerah dan dewan Perwakilan rakyat daerah tidak maksimal dalam membaca, kemudian mengeksekusi pembagunan yang berkeadilan," terangnya.


Opick juga meminta agar DPRD Kabupaten Bima tidak melempar tanggung jawab kepada pemerintah semata, oleh karena anggaran di bahas dan disetujui bersama antara eksekutif dan legislatif, lalu tugas lanjutan dari legislatif adalah mengawasi setiap pelaksaan pembangunan daerah.


Seperti yang diketahui, KPU sendiri belum mengumumkan hasil perhitungan suara secara final. 


Hingga saat ini, KPU masih bekerja dengan menampilkan real count sementara pemilihan Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Walikota.

 

Berdasarkan data yang dirilis oleh KPU pada situs resmi pilkada2020.go.id pada 722 dari 984 TPS (73.37%) verdi tanggal 13 Desember 2020, pukul 11.00.04. Paslon IDP-DAHLAN masih unggul dengan mengantongi suara terbanyak pertama sebanyak 44.4% atau 96.598 Suara, disusul paslon Syafaad 38.2% atau 83.184 suara, kemudian diurutan ketiga paslon IMAN 17.3% atau 37.736 suara.


Namun demikian, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bima nomor urut 3 Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE dan Drs, H. Dahlan M. Noor diyakini sudah menang dengan mengantongi suara pemilih terbanyak pertama.


Menurut data C1 real count atau hitungan cepat yang dilaporkan oleh saksi paslon IDP-DAHLAN, dari 984 TPS di 18 Kecamatan se-Kabupaten Bima, IDP-Dahlan meraih suara terbanyak pertama, yaitu 44,36 %.


Semenntara pasangan SYAFA'AD hanya memperoleh suara terbanyak kedua, yaitu 37,64% dan paslon IMAN menempati posisi ketia dengan perolehan suara sebanyak 18,00%.


Furkan/Indikatorntb


×
Berita Terbaru Update