Notification

×

Iklan

Iklan

Pemuda di Nunggi Tewas Gantung Diri Menggunakan Ikat Pinggang, Ini Motifnya

Kamis, 26 November 2020 | 14.45.00 WIB

 

Foto: Proses olah TKP yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resort Wera (Istimewa).

Indikatorntb.com - Seorang pemuda berinisial MD (19) warga dusun Ngodu, desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, ditemukan tewas gantung diri dirumahnya, Kamis (26/11/20).


Di duga, MD nekat bunuh diri dengan cara gantung diri karena tidak terima dengan tindakan orang tuanya yang merusak Handphone miliknya yang biasa ia gunakan untuk bermain game.


"Motifnya untuk sementara yang  diperoleh bahwa, diduga korban merasa tidak terima Hp miliknya yang selalu digunakannya bermain Game dirusak oleh orang tuanya. Korban kesehariannya selalu bermain game," Kata Kapolsek Wera, IPTU Husnain kepada media ini.


Kapolsek Wera mengatakan, bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi dan  melakukan tindakan setelah menerima laporan dari masyarakat via Telepon.


"Sudah, begitu dapat info langsung turun," terangnya.


MD pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Nasmirah sekitar pukul. 09.00 WITA dalam keadaan tergantung menggunakan tali ikat pinggang warna belang Merah, Kuning dan Hijau di atas tiang rumahnya.


Kronologis kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WITA, ketika ibu korban sedang menjemur/mengeringkan padi di samping rumahnya. Ibu korban sempat mendengar suara seseorang yang sedang memukul paku menggunakan palu diatas rumahnya.


Ibu korban tidak menengur atau melihat sumber suara itu, karena mengira, MD sedang memperbaiki rumah. Tak lama setelah selesai mengringkan/menjemur padi miliknya, ibu korban pun naik keatas rumah dan tiba-tiba melihat anaknya MD dalam keadaan gantung diri.


Kaget dan tidak menyangka dengan apa yang ia lihat, ibu korban langsung teriak histeris sehingga membuat warga disekitar berdatangan dan melakukan upaya pertolongan dengan memotong tali ikat pinggang yang digunakan oleh MD untuk mwnggantung diri.


Kemudian, korban dibawa dengan menggunakan mobil Ambulance Desa Nunggi menuju Puskesmas Wera. Sekitar pukul 09.55 WITA, korban tiba di Puskesmas Wera dan setelah dilakukan tindakan medis, Korban dinyatakan telah meninggal dunia.


Setelah itu oleh keluarga Korban  membawa pulang jenazah korban ke rumah duka di desa Nunggi untuk dilakukan pemakaman di TPU setempat.


Berdasarkan hasil penyelidikan, pihak Kepolisian Resort Wera telah mendatangi TKP, melakukan Olah TKP awal, mengumpulkan barang bukti berupa tali ikat pinggang, palu kayu dan HP milik korban, serta melakukan Interogasi saksi-saksi, konsultasi awal dengan Dokter Puskesmas Wera dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban tentang rencana Visum dan Otopsi, namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menyatakan ihlas serta musibah. 


Kemudian pihak kepolisian resort Wera membuat surat penolakan dilakukan Autopsi oleh pihak keluarga Korban.


Furkan/Indikatorntb

×
Berita Terbaru Update