Notification

×

Iklan

Iklan

Aksi Demonstrasi Geram dan KPR Menolak RUU Omnibus Law Di Bima Ricuh

Kamis, 08 Oktober 2020 | 16.51.00 WIB

 

Foto: Salah satu massa aksi dari Geram Bima saat diamankan oleh pihak kepolisian.

Indikatorntb.com - Menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law cipta kerja, Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (GERAM) Bima menggelar aksi demonstrasi di persimpangan lampu merah Jl. Soekarno-Hatta, Kamis (08/10/20).


Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak jam 09.00-14.45 waktu setempat diwarnai dengan kericuhan. Beberapa masa aksi dari GERAM Bima terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian di kantor Polres Bima Kota.


Kericuhan bermula ketika massa aksi menghadang dan merusak kaca mobil dinas plat merah yang sedang melintas di tengah aksi demonstrasi yang sedang berlangsung.


Kericuhan pun terjadi, setelah polisi membubarkan massa aksi dengan menembakan gas air mata dan mengamankan beberapa massa aksi. Informasi yang dihimpun media ini, sedikitnya 5 orang diamankan salah satu diantaranya Korlap aksi.



Selang beberapa menit kemudian setelah massa aksi dari Geram Bima dibubarkan oleh polisi, massa aksi lain yang tergabung dalam Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR) berkumpul di persimpangan lampu merah Jl. Soekarno-Hatta. 


Setelah meneriakan yel-yel dan berorasi, Massa aksi kemudian membacakan pernyataan sikap dan tuntutan, lalu membubarkan diri secara damai.


Pernyataan sikap dari massa aksi KPR setidkanya memuat tuntutan umum, tuntutan rakyat yang mendesak dan solusi sebagai berikut:


Tuntutan Umum

1. Tolak RUU Omnibus Law

2. Gratiskan pembiayaan kesehatan (Rapid Tes)

3. Berikan bansos kepada seluruh rakyat Indonesia

4. Tolak PHK ditengah Pandemi Covid-19

5. Tolak pemotongan upah sepihak

6. Gratiskan biaya pendidikan dari paud hingga perguruan tinggi ditengah Pandemi Covid-19.


Tuntutan Rakyat Yang Mendesak

1. Wujudkan Jaminan Sosial

2. Demokrasi Untuk Rakyat

3. Hapus Hutang Luar Negeri

4. Sita harta dan aset koruptor


Solusi

1. Reformasi Agraria sejati

2. Bangun indusrtialisasi yang kuat dan mandiri

3. Nasionalisasi aset-aset vital dibawah kontrol rakyat

4. Wujudkan biaya pendidikan gratis ilmiah demokrasi bervisi kerakyatan tanpa syarat dari paud sampai perguruan tinggi

5. Bangun partai massa rakyat


Furkan/Indikatorntb


×
Berita Terbaru Update