Notification

×

Iklan

Iklan

Dibacok Dua Orang, Pemuda di Wera ini Alami Sejumlah Luka

Kamis, 09 Juli 2020 | 02.23.00 WIB
Foto: Korban (tidak memakai baju) saat diamankan oleh pemuda Desa Sangiang.

Indikatorntb.com - Seorang pemuda berinisial GH (19) asal desa Nangawera dibacok oleh dua orang. Akibatnya, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan punggung, Kamis (09/0720).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.49 dini hari di dusun Lasinta, desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Korban mengaku kenal dengan salah satu pelaku, sementara pelaku lainnya tidak dikenal karena mengenakan masker.

Awalnya korban sedang duduk di pesisir pantai, tepatnya di teras lapak dagang milik pemerintah desa Sangiang. Korban didatangi oleh dua orang menggunakan sepeda motor dari arah barat dan tiba-tiba membacok korban.

Kejadian itu dilihat langsung oleh sang istri. Melihat suaminya di bacok berulang kali, sang istri teriak histeris, bahkan sempat melerai pelaku yang membacok suaminya. Akibatnya, tangan kanan sang istri terkena sabetan parang.


Mendengar hal itu, masyarakat berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian. Namun, pelaku berhasil melarikan diri menggunakan motor matic.

"Kami kaget, ada yang perempuan teriak. Ternyata ada pembacokan," Kata Haikul salah satu masyarakat desa Sangiang.

Menurut pengakuan korban, dirinya dibacok beberapa kali oleh dua pelaku, namun hanya dua kali mengenai tubuhnya, yaitu dibagian kepala dan punggungnya. Korban mengaku kenal dengan salah satu pelaku.

"Saya kenal dengan pelakunya, satunya lagi saya tidak kenal," Kata GH kepada media ini dirumahnya.

Belum diketahui secara pasti apa motif dibalik pembacokan itu, korban mengaku tidak memiliki masalah dengan para pelaku.

"Saya tidak punya masalah dengan mereka, tiba-tiba mereka datang dan membacok saya," Tutur GH.

Pantau media ini dilokasi, korban dibawa ke PKM Wera untuk mendapatkan penanganan medis.

Keluarga korban di dampingi pemerintah desa Sangiang akan melaporkan peristiwa pembacokan tersebut kepala Kapolsek Wera.

"Kami akan mengawal keluarga korban untuk membuat laporan polisi," Terang Nasurullah, S.Hut Sekertaris desa Sangiang kepada media ini.

Furkan/Indikatorntb


×
Berita Terbaru Update