Notification

×

Iklan

Iklan

Soal Warga yang Menolak Menerima Bantuan PKH, Begini Tanggapan Pendamping PKH

Sabtu, 23 Mei 2020 | 12.56.00 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Indikatorntb.com - Menanggapi sikap bapak Faisal, salah satu warga yang menolak menerima bantuan uang tunai dari Program Keluarga Harapan (PKH) karena merasa masih mampu, Hermansyah, S.Pd selaku pendamping PKH Desa Sangiang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih, Sabtu, (23/05/20).

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak Faisal yang telah memberikan berita baik agar masyarakat menyadari bahwa mereka harus punya kesadaran diri," Paparanya kepada media ini melalui pesan WhatsApp.

Menurut Hermansyah, tindakan yang dilakukan oleh bapak Faisal tersebut, merupakan tindakan yang patut dicontoh oleh masyarakat khususnya Kelompok Penerima Manfaat (KPM) PKH agar punya kesadaran diri.

"Seharusnya kita sebagai masyarakat, harus mau dan berani mengaku diri seperti bapak Faisal, bahwa dirinya tidak berhak menerima bantuan tersebut," Ungkapnya.

Lebih lanjut, Firmansyah menjelaskan bahwa, penetapan KPM PKH merupakan keputusan dari pusat, sehingga tidak heran ketika bapak Faisal bisa mendapatkan bantuan PKH. Meskipun pada dasarnya bapak Faisal dianggap mampu.

"Mengenai kenapa bapak Faisal bisa dapat PKH itu merupakan keputusan dari pusat, lalu kita melakukan verifikasi, kenapa dia bisa dapat sekarang karena semuanya butuh waktu dan proses, tidak semudah membalikan telapak tangan," Jelasnya.

Namun demikian, Firmansyah mengaku sudah melaporkan peristiwa ini kepada pusat untuk diproses lebih lanjut. Sehingga pada tahap selanjutnya, bapak Faisal tidak akan mendapatkan bantuan PKH lagi.

"Bapak faisal/ibu Aminah ini sudah dilaporkan sebagai KPM Sejahtera atau sudah dinoneligiblekan, Insah Allah tahap selanjutnya tidak akan keluar lagi," bebernya.

Sementara itu, terkait rencana Faisal yang ingin mengembalikan uang bantuan tersebut kepada Pendamping PKH, Firmansyah menyarankan agar uang itu segera digunakan atau diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

"Mengenai uangnya mungkin bisa dikeluarkan dulu tapi kasih aja org yang membutuhkan," Ungkapnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Faisal Murtala (40) warga dusun Lasinta, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima menolak bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Penolakan tersebut, dilakukan karena merasa dirinya masih mampu. Faisal juga mengaku bingung kenapa namanya bisa masuk sebagai penerima bantuan.

Furkan/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update