Notification

×

Iklan

Iklan

Salut! Peduli Anak Yatim dan Lansia, 25 Mahasiswi Kost Bahagia Iuran Bikin Nasi Bungkus

Sabtu, 29 Februari 2020 | 19.42.00 WIB
Foto: Salah satu pemulung yang menerima nasi bungkus dari mahasiswi penghuni kost bahagia.
Indikatorntb - Peduli, ingin berbagi dan ingin mempererat tali sillaturrahmi agar hubungan baik tetap terjaga, sekitar 25 mahasiswa penghuni kost bahagia (nama kost) ini bersama-sama bikin nasi bungkus untuk anak-anak yatim dan lansia.

Selain belajar disiplin ilmu di perguruan tinggi sesuai dengan jurusannya masing-masing, sepertinya ke 25 mahasiswi dari kampus Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) dan Universitas Negeri Mataram (UNRAM) ini juga ingin belajar tentang arti berbagi rezeki, belajar mengambil hikmah, belajar bersyukur dan belajar ikhlas.

"Selain untuk bersedekah juga menjadi ajang sillaturrahi antar anak kos agar kebersamaan selalu terjagaa," Ujar Nurul Masita salah satu penghuni kost bahagia kepada media ini.

Buktinya, mereka secara sukarela dan begitu bersemangat mengumpulkan iuran masing-masing 20 ribu rupiah, selain itu mereka juga mewajibkan masing-masing 1 kamar memasak nasi untuk dibagikan kepada anak yatim, lansia dan pemulung.

"Kita infak masing-masing 20 ribu perorang. Dan nasinya masing-masing 1 ricecooker perkamar," Tutur Nurul Masita mahasiswi asal Bima ini.

Foto: Penghuni Kost bahagia saat membuat 100 nasi bungkus.
Memang nilai rupiahnya tidak banyak, masak nasi masing-masing 1 rice cooker juga tidak susah-susah amat. Tapi nilai sedekah, kebersamaan, kesamaan hati dan pikiran, kepedulian dan kekompakannya luar biasa.

Ketika selesai memasak dan membuat 100 nasi bungkus, penghuni kost bahagia yang bertempat di Jln. Gajah Mada, Jempong baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram ini menyusuri jalan disekitar kost, tempat-tempat sampah para pemulung biasa beraktivitas bahkan kolom jembatan.

"Sekitar kost, di jalan, ditempat sampah/pemulung, di kolom jembatan juga," Papar Nurul Masita mahasiswi pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram ini.

Saat membagikan nasi bungkus itu, Nurul Masita dan teman-temannya mengaku sangat terharu dan bahagia.

yang membuat mereka haru, ternyata di sekitar kost bahagia yang mereka tempati selama ini, masih banyak anak-anak yatim dan orang-orang yang lebih membutuhkan. Penghuni kost bahagia dan bersyukur bisa membantu meski hanya dengan sebungkus nasi.

"Terharu banget apalagi orang-orang yang menerima sebagian ada yang nangis juga karena terharu," Beber Nurul Masita.

Harapannya semoga kami punya rezeki lebih lagi agar bisa berbagi lebih banyak dari itu. Karena kami senang sekali ketika berbagi tadi," Lanjutnya.

Foto: Penghuni kost bahagia
Penghuni kost bahagia kedepannya, berencana melanjutkan kegiatan bersedekah kepada anak-anak panti asuhan. Saat berbagi nasi bungkus mereka mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada panti asuhan disekitar tempat mereka tinggal.

"Sangat bersyukur. Insya allah rencana kami selanjutnya ingin membagikan ke panti asuhan karena dengar kabar tadi ada panti asuhan disekitar sana," Tutup Nurul.

Ternyata masih banyak orang-orang baik seperti 25 mahasiswi dari UIN Mataram dan Unram diatas, sebaliknya masih banyak anak-anak yatim, pemulung dan lansia yang lebih membutuhkan kepedulian dan sebagian rezeki kita.

Anak-anak yatim, lansia atau pemulung itu tidak pernah minta kepada kita, tapi yang meminta kita untuk membagikan sebagian rezeki kita adalah Allah SWT. Perintah itu bukan untuk Allah SWT sendiri, bukan pulan untuk anak-anak yatim, lansia dan pemuling, tetapi untuk kita sendiri, agar Allah SWT semakin meningkatkan ketaqwaan, memperbanyak rezeki dan memperpanjang umur kita.

Semoga apa yang dilakukan oleh mahasiswi-mahasiswi diatas manjadi contoh untuk kita semua. Dan mari kita do'akan kebaikan untuk mereka. Semoga bertambah ilmunya, panjang umur dan menjadi anak yang sholehah. Amin, amin, amin YRA.

Furkan/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update