Notification

×

Iklan

Iklan

Viral! Dianggap Menghina Suku Donggo, Begini Klarifikasi Pemilik Akun FB @Wildan Riyantii II

Jumat, 20 Desember 2019 | 22.49.00 WIB
Foto: Wildan Riyanti
Indikatorntb.com - Postingan akun Facebook @Wildan Riyantii II yang dianggap menghina suku Donggo, akhir-akhir ini viral dan menjadi perbincangan hangat di medsos khususnya di Facebook. Wildan menegaskan bahwa postingannya sama sekali tidak ditunjukan kepada suku Donggo, melainkan untuk adiknya sendiri, Jumat, (20/12/19).

Postingan Wildan Rinyanti warga asal Desa Cenggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima ini kemudian diviralkan oleh beberapa netizen yang menganggap telah menghina suku Donggo, bahkan ada yang meminta pihak kepolisian agar memproses Wildan secara hukum.

Menanggapi hal itu, Wildan menganggap netizen salah paham terhadap postingannya tersebut, yang sebenarnya ditunjukan untuk adiknya sendiri. Ia sama sekali tidak berniat untuk menghina suku Donggo. Ia hanya mengungkapkan kekesalannya kepada sang adik yang dianggap keras kepala.

"Iya, saya bikin status itu pribadi. Status itu saya tujukan kepada adik saya bukan ditunjukan kepada etnis atau suku mereka. Mereka hanya salah paham tanpa mereka tanya dulu maksud dari status saya itu apa, senaknya mereka viralkan saya," ungkapnya kepada media ini saat dihubungi melalui WhatsApp.

Selain itu, Wildan merasa kecewa terhadap tindakan netizen yang membagikan postingan tersebut dengan caption seolah-olah postingan Wildan ditujukan kepada suku donggo. Kata Wildan, harusnya netizen terlebih dahulu tabayun atau bertanya apa maksud dari postingannya tersebut.

"Kejadian ini hanya kesalapahaman semata, dan banyak juga provokator yang menurut saya langsung mengkeruhkan status yang saya buat, sehingga menimbulkan banyak pihak yg saling beradu argumen, padahal saya sudah mengklarifikasi bahwa status yang saya buat tidak tertuju pada suatu etnis/suku ataupun suatu wilayah yang adi di Bima," tuturnya.

Setidaknya ada dua postingan Wildan yang dianggap menghina suku Donggo pertama "Peso wekim 100 meter rauu, aip toim denim lakom donggo" jika diartikan dalam bahasa indonesia (Jauh-jauh dari saya 100 meter, jangan dekat kamu yang keras kepala) dan yang kedua "Donggo Binatang" yang diartikan dalam bahasa indonesia (Keras kepala binatang).

"Lakom Donggo artinyaa Keras Kepala kalau diartikan pake bahasa indo tapi kalo diartikan pake bahasa mbojo artinyaa Lakom Saronggi. Saya tidak maksud menghina suku Donggo, apa yang saya dapatkan ketika saya menghina suku orang lain? Mereka cuman salah paham," Kata Wildan saat menjelaskan arti kata Donggo yang ia pahami selama ini.

Lebih lanjut, Wildan berharap semoga netizen yang membagikan postingannya tanpa izin tanpa tabayun terlebih dahulu segera menghapus, meralat atau memberikan klarifikasi agar kesalahpahaman tersebut, tidak meluas menjadi fitnah terhadap dirinya.

"Harapan saya untuk pengguna sosmed yang menviralkan status saya tanpa mendengarkan penjelasan dan tujuan saya dari status saya dengan kata mengancam, menurut saya sangat berlebihan sekiranya tolong diklarifikasi atau lebih baiknya dihapus saja," Harapnya.

Furkan/Indikatorntb

×
Berita Terbaru Update