Notification

×

Iklan

Iklan

Krisis Air Bersih! Warga Rusak Bak Air, Pemdes Sangiang Dianggap Penjahat

Minggu, 15 Desember 2019 | 12.37.00 WIB
Foto: Kondisi bak air yang dirusak oleh masyarakat (sumber: akun facebook @Nasrul Katiano.
Indikatorntb.com - Kecewa dengan kinerja pemerintah desa Sangiang yang dianggap tidak mampu mencari solusi terhadap masalah krisis air bersih, masyarakat merusak bak air dan menganggap pemerintah desa Sangiang sebagai penjahat yang tidak memikirkan rakyat, Minggu (15/12/19).

Pantau media ini, melalui postingan akun Facebook @Yan Sangiang terlihat sebuah bak air yang terletak di dusun Sarae, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima dicoret-coret menggunakan pilot bertuliskan "Pemdes Penjahat Tidak Memikirkan Rakyat" selain itu terlihat juga sebuah papan triplek bertuliskan "masyarakat butuh air bersih bukan janji busuk dari pemerintah desa".

Selain menulis kalimat itu di bak air dan papa triplek, dalam video siaran langsung melalui aku Facebook @Yan Sangiang tersebut, terlihat beberapa masyarakat melempari bak air kosong itu dengan batu hingga rusak (bolong).

Dalam keterangannya, @Yan Sangiang menjelaskan bahwa, berbagai upaya sudah dilakukan oleh masyarakat desa Sangiang untuk mendesak Pemerintah Desa Sangiang agar segera mencarikan solusi terhadap masalah krisis air bersih, namun tak kunjung membuahkan hasil.

"Secara anak dan ayah sudah kita lalui, secara kekeluargaan sudah kita lalui, secara kepemerintahannya sudah kita lalui dan langkah selanjutnya biarkan masyarakat yang akan melakukan sesuai menurut mereka benar," tulisnya.

Sekertaris desa Sangiang melalui akun Facebooknya @Nasrul Katiano merespon cepat tindakan warganya. Menurutnya, semua pelaku kejahatan terhadap fasilitas umum harus di proses.

"Proses semua penjahat Pelaku perusak fasilitas rakyat itu," Tulisnya dalam postingan yang ia bagikan bersama foto bak air yang dirusak. oleh masyarakat.

"Fasilitas umum itu milik rakyat, merusak fasilitas umum itu jelas tindakan melanggar hukum," Sambung Nasrul kepada media ini saat dihubungi melalui WhatsApp.

Sementara itu, salah satu pemuda desa Sangiang justru mengomentari respon sekertaris desa Sangiang. Menurutnya, respon yang ditunjukan oleh Sekertaris desa Sangiang cukup berlebihan.

"Jangan berlebihan, Masih banyak penjahat yang lebih jahat dari sekedar merusak fasilitas umum itu," Kata Furkan kepada media ini.

Furkan sendiri sangat setuju jika semua penjahat di proses secara hukum, tidak hanya penjahat terhadap fasilitas umum, namun juga penjahat-penjahat lain.

"Sangat setuju, asalkan pemdes benar-benar komit, tidak hanya penjahat terhadap fasilitas umum, tapi juga penjahat lain semuanya di proses," Pungkasnya.

Namun, menurut Furkan sebelum pemerintah desa Sangiang melakukan itu, ada baiknya pemdes Sangiang memperbanyak intropeksi diri, mawas diri dan merenung.

"Pikir-pikir dulu, kenapa masyarakat melakukan itu, apakah pemdes itu sudah baik kinerjanya. Intinya pemdes perbanyak do'a dan usaha," Tutupnya.

Irdan/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update