Notification

×

Iklan

Iklan

Belum Mau Menikah, Mahasiswi Jomblo Asal Bima ini Melarikan Diri ke Taiwan

Minggu, 13 Oktober 2019 | 05.21.00 WIB
Foto: Penyambutan mahasiswa baru oleh Persatuan Pelajar Indonesia di Gedung International College (Nurmalasari duduk di tengah paling depan mengenakan kerudung hitam, gamis batik sembari mengankat jempol)
Indikatorntb.com - Mahasiswa Pasca Sarjana asal Desa Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nurmalasari (24) mahasiswa Pasca Sarjana jurusan Perikan Universitas Brawijawa Malang ini lebih memilih belum mau menikah dengan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan memilih untuk menjomblo. Hal itu ia lakukan demi membanggakan kedua orang tua dan keluarga.

Tidak jarang mahasiswa yang lulus Sarjana 1 lebih memilih untuk mengakhiri masa lajangnya dengan menerima lamaran dari kekasihnya untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan, atau memilih berpacaran agar tidak kesepian, bahkan ada yang terpaksa menikah padahal masih kuliah. Sudah banyak contoh kasus yang terjadi, Khususnya di Kabupaten Bima dan Dompu.

"Belum mau menikah aja, masih pengen cari ilmu," Katanya kepada media melalai Telpon.

Belajar mengambil hikmah dan menghindari beberapa kejadian yang tidak diinginkan, seperti menikah sebelum membahagiakan dan membanggakan kedua orang tua serta pacaran diluar nikah. Nurmalasari yang akrab disapa Mala ini lebih memilih untuk menjomblo dan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.

"Banyak kata orang perempuan itu, meskipun tinggi-tinggi sekolahnya tetap di dapur. betul tapi sebelum berada di dapur kita harus punya ilmu supaya menjadi ibu yang baik. Karena ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anak nanti," Ungkapnya.

Tahun 2018 Mala berhasil lolos menjadi salah satu mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Budidaya Perikanan, Fakultas Perikan dan Ilmu Kelautan di Universitas Brawijaya melalui jalur Mandiri/Reguler. Melalui program Double Degree, Mala bersama 6 mahasiswa lainnya diberangkatkan menuju Taiwan tepatnya di kampus National Pingtung University Of Science And Technology (NPUST). Mala bersama teman-temannya akan belajar selama 1 tahun.

Di kampus National Pingtung University Of Science And Technology (NPUST), Mala akan belajar mengikuti seminar skripsi, belajar advanced molecular biology, dan special topics mechanisms of host infectious diseases serta penelitian tentang mechanisms of immunity infectious and diseases of fish. Setelah menyelesaikan penelitian Mala akan di wisudah sebanayak dua kali, pertama di Di kampus National Pingtung University Of Science And Technology (NPUST) dan kampus Brawijaya.

Berasal dari keluarga kurang mampu tidak pernah menyurutkan niat Mala untuk terus berjuang menuntut ilmu. Dukungan dan Motivasi dari keluarga dan kedua orang tua terutama dari ayah menjadi kekuatan tersendiri bagi Mala. Menurut Mala, sang ayah sangat mendukung perjuangan Mala untuk melanjutkan perkuliahan. Sang ayah pernah gagal melanjutkan sekolah karena tidak mampu secara ekonomi. sang ayah tidak ingin hal itu terjadi pada Mala. Hingga sang ayah rela berkorban kerja banting tulang untuk terus menyekolahkan Mala.

"Terima kasih Baba, selama ini selalu suport Mala, tunggu Mala membalasnya. Meskipun isi dunia dikumpulkan tidak akan sebanding dengan perjuangan Baba," Kata Mala meneteskan air mata.

Di tengah kesibukannya menyelesaikan studi dan penelitian, Selama berada di Taiwan, Mala juga bekerja di Lab membantu projet dosennya untuk mencari pengahsilan tambahan. Mala dipercaya lalu dipilih oleh seorang dosen untuk menjadi membantu menyelesaikan projet tersebut di lab. Mala dianggap punya kemampuan dan pekerja keras.

Nurmalasari memiliki cita-cita yang sangat mulia, yaitu ingin memperbaiki dan meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir (Nelayan) dengan cara menyediakan tempat produksi hasil tangkapan nelayan untuk diolah menjadi suatu produk yang bisa dijual, baik di tingkat regional maupun internasional.

"Selama inikan nelayan menjual hasil tangkapannya secara mentah, syukur-syukur laku semuanya. nah saya pengen membuat sebuah tempat produksi dan penampungan hasil tangkapan nelayan untuk diolah," Terangnya.

Nurmalasari adalah alumni mahasiswa Jurusan Perikan, Fakultas Pertanian dan Pertenakan di Universitas Muhammadiyah Malang, masuk tahun 2014 lulus tahun 2018 silam dengan IP 3.75. Saat itu, Mala juga aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, baik itu organisasi daerah seperti Organisasi Ikatan Keluarga Mahasiswa Madapanga Malang (IKAMADAMA), maupun organisasi Eksternal kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tepatnya di HMI Cabang Malang Komisariat Perikanan dan Peternakan (Kom Petrik).

Saat ini, Nurmalasari menjadi ketua majelis tinta khusus yang perempuan. Majelis tersebut menggelar kegiatan-kegiatan islami, seperti peringatan maulid nabi, diskusi keislaman/pengajian, persiapan bulan ramadhan dan lain-lain.

Furkan/Indikatorntb





×
Berita Terbaru Update