Notification

×

Iklan

Iklan

FMBD Kecam Penghina Suku Donggo: Memaafkan ia, Tapi Hukum Tetap Jalan

Kamis, 25 Juli 2019 | 19.47.00 WIB
Foto: Anggota FMBD
Indikatorntb.com - Forum Mahasiswa Donggo Bali (FMBD) mengecam Emil Sulistia Ningsih terduga pelaku penghinaan terhadap suku Donggo. FKMD meminta agar proses hukum tetap berjalan, meski secara sosial sudah dimaafkan, Kamis (25/07/19).

"Sebagai bagian dari keluarga besar dou Donggo kami sangat mengecam status fb saudari tersebut, karena hal tersebut sudah menghina orang donggo pada umumnya," Ungkap Khairullah Koordinator FMBD kepada media ini.

Menurut Khairullah, kasus serupa juga pernah terjadi pada tahun 2017 silam. Saat itu dilakukan oleh aku Facebook Lafi Firman.

"Pertanyaannya apa salah orang donggo ? Sehingga dengan mudahnya melayangkan penghinaan terhadap suku Donggo," Tuturnya.

Khariullah mengaku siap memaafkan terduga pelaku penghinaan terhadap suku Donggo, namun ia meminta agar proses hukum tetap berjalan.

"Secara social saling memaafkan adalah sebuah keniscayaan dan keharusan, tetapi sebagai masyarakat yang sadar hukum tentunya hukum tetap menjadi panglima dalam persoalan ini," Tegasnya.

"Kami harap penghinaan seperti ini terhadap suku donggo menjadi yang terakhir. Perstiwa seperti ini kami harap dapat menjadi pelajaran untuk masyarakat Bima khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia, bahwasanya mengagungkan diri tanpa harus merendahkan orang lain. Cerdaslah menjadi pegiat atau pengguna media social yang bijak" Tutup Mahasiswa Pascasarjana
Universitas Pendidikan Ganesha-Bali yang berasal dari desa Mbawa Kecamatan Donggo tersebut.

Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini postingan akun facebook Emil Sulistia Ningsih yang menuliskan “dou donggo pama mpa,a tunti dei status fb eeeeeeeeee, na hari kai kuba lako" menjadi viral. Pemilik akun Facebook diketahui telah dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Taufiq/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update