Notification

×

Iklan

Iklan

Habiskan Uang Negara, Inilah 4 Tempat Tidak Berguna di Desa Sangiang

Minggu, 16 Juni 2019 | 11.40.00 WIB
Foto: Kondisi dermaga fasilitas penunjang TPI, rusak parah, jebol dan patah akibat direrjang gelombang.
Indikatorntb.com - Tempat Pemasaran Ikan (TPI), Pasar Bahari, dan 2 Dermaga tambatan perahu yang bertempat di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB menimbulkan tanda tanya di masyarakat, pasal selama 4 tempat itu dibangun tidak pernah difungsikan sebagaimana mestinya, Minggu (16/06/19).

Mantan kepala Desa Sangiang, M. Saleh yang dihubungi oleh media ini beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa, pemerintah desa tidak punya wewenang untuk mengelolaan fasilitas umum tersebut.

"Kalau pasar salah tempat pembangunan, kalau diaktifkan bisa bau ikan karena tempatnya berhadapan dengan kantor Kepala Desa," Katanya.

Foto: Pasar Bahari Desa Sangiang
Sementara itu, terkait Tempat Pemasaran Ikan pemerintah desa mengaku tidak punya wewenang untuk mengelola. Sebab, TPI masih dalam urusan dinas terkait.

Foto: Kondisi TPI
Selain pasar dan TPI, 2 dermaga yang seharusnya berfungsi sebagai tempat tambatan perahu kini beralih fungsi sebagai tempat ngopi atau sekedar duduk santai menunggu sore.

Foto: Dermaga Desa Sangiang
Kondisi ke-4 tempat diatas sangat memprihatinkan. Kondisi gedung sama sekali tidak terawat. Pasar Bahari misalnya, kondisi gedung sudah rusak, lantai terkelupas, kotor bahkan tidak sedikit tai kambing yabg berserakan dilantai.

Dermaga yang dibangun oleh dinas perhubungan kabupaten Bima sebagai tambatan perahu sudah masuk usia 5 tahun, kondisinya mulai rapuh tak terawat.

Yang paling memprihatinkan adalah kondisi gedung TPI dan dermaga penunjang sarana prasarana TPI. Gedung TPI dicoret-coret, kotor, atap mulai terkelupas, bahkan sebagaian masyarakat menggunakan WC untuk buang air kecil, padahal kondisinya rusak. Sehingga bau kencing tidak lagi terbendung.

Belum lagi dermaganya yang tidak pernah digunakan sebagaiamana mestinya. Belum genap dua tahun, akibat gelombang musim barat kemarin, dermaga tersebut sudah jebol dan rusak parah.

Ke-4 tempat tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat, pasalnya selama tempat-tempat itu dibangun, tidak pernah difungsikan oleh lembaga terkait. Seolah dibangun hanya karena kepentingan proyek. Bukan untuk kepentingan umum.

"Seolah sengaja dibiarkan rusak, lalu muncul proyek perbaikan yang menghabiskan anggaran negara," Kata Igon salah satu pemuda Desa Sangiang.

Reporter: Furkan
Editor: Irdan
×
Berita Terbaru Update