Notification

×

Iklan

Iklan

Kasus Perdagangan Orang di NTB Diungkap Polda

Rabu, 10 Oktober 2018 | 20.20.00 WIB
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujewati SIK M.M saat  konferensi pers di Mapolda NTB (Warta NTB)
Indikatorntb.com – Polda NTB melalui Subdit IV Ditreskrimum ungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dikirim ke Kota Riyad, Arab Saudi, Rabu (10/10/2018).

Pihak kepolisian di Polda NTB periksa terduga pelaku agen TKI ini atas nama ZA alias U dan sebagai perekrut TKI atas nama SB alias IR.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujewati SIK M.M mengungkap sesuai laporan Juli 2018 lalu. Saat itu korban sendiri yang langsung melapor sepulang dari kota Riyad, Arab Saudi.

Dilansir dari Warta NTB, setelah dilakukan identifikasi oleh Polda NTB, ada dua pelaku masing-masing sebagai perekrut dan sebagai agen. Kedua pelaku ditangkap September 2018 lalu.

Sementara itu, salah satu korban yang direkrut pada April hingga diberangkatkan Mei 2018 itu, dua bulan bekerja di kota Riyad, korban mengalami beberapa peristiwa dan tak bisa bekerja hingga dipulangkan majikannya.

Bahkan, AKBP Pujewati mengatakan, korban dengan pekerjaan itu, juga tidak mendapatkan gaji yang semestinya.

Diketahui, tindakan pidana perdagangan orang ini dijerat dengan pasal 10/pasal 11 Jo pasal 4 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan ancaman kurungan 10 tahun.

"Saat ini kita sedang lengkapi berkasnya, kalau bisa hari ini kita limpahkan ke kejaksaan,” pungkas Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujewati SIK M.M saat konferensi pers di Mapolda NTB yang dikutip dari Warta NTB.

Dalam hal ini, AKBP Pujewati berharap kepada masyarakat NTB, bisa terlindungi dari kejahatan tindak pidana perdagangan orang.

“Kasus ini bisa terungkap dengan harapan masyarakat NTB yang berkeinginan meningkatkan taraf hidupnya bisa terlindungi,” imbuhnya. (WR-TRB)

Editor : Subhan Al-Karim

×
Berita Terbaru Update