Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur NTB Baru Dilantik, Pemuda Tuntut 'Jadi Singa Masa Depan'

Rabu, 19 September 2018 | 11.07.00 WIB
Indra Ismail Pemuda Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahasiswa Makassar.

Indikatorntb.com - Dalam membenah sosial budaya yang ada di Propinsi NTB, Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru dilantik Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah, diharapkan pemuda untuk mampu melihat sejarah dari para pemimpin dunia.

"Pemimpin dunia, yang telah sukses membawa rakyat serta wilayah kekuasaannya menjadi singa yang ditakuti dimasa yang akan datang," kata Indra Ismail pemuda kelahiran Bima, Rabu, (19/09/2018).

Menurut Indra, dukungan rakyat bukanlah suatu hal yang menjadi kebanggaan dalam menjabat, justru kata dia, hal tersebut menjadi kekhawatiran serta amanah yang harus dituntaskan selama menjabat sebagai pemimpin.

Diketahui, propinsi NTB, salah satu daerah yang masuk dalam hitungan pendapatan negara yang terbesar di Indonesia. Karena itu, Zul-Rohmi juga diharapkan dapat meningkatkan serta membawa NTB menjadi lebih baik.

Sementara itu, menurut catatan sejarah sejak 2016 sampai tahun 2018, propinsi NTB dinilai sangat memprihatinkan bagi dunia.

Di daerah NTB, setiap kabupaten/kota mengalami bencana besar, dari kebakaran sampai terjadinya gempa bumi yang mengerikan bagi masyarakat. hal itu pun menjadi perhatian dunia.

Sebab itu, mahasiswa di salah satu universitas di Makassar yang akrab disapa Idra ini mengatakan, Gubernur dan Wagub harus mampu mengembalikan senyum sinis rakyat NTB untuk bangkit kembali dari sejarah kelam tersebut.

Mahasiswa NTB diluar daerah tidaklah sedikit dengan harapan akan kembali membawa warna untuk daerah NTB. Oleh sebab itu, kata Indra Ismail, perhatian serta peduli pemerintah NTB sangatlah besar dibutuhkan.

Bukan saja soal NTB menjadi daerah yang dipandang dengan warna-warni lampu disetiap kota dan kabupatennya. Kata Indra Ismail, peningkatan SDM yang baik di NTB sangat penting.

Imbauan Indra kepada pemerintah agar dapat melihat situasi dan kondisi yang ada di NTB saat ini, baik infrastruktur maupun SDM nya.

"Mengingat hal ini, propinsi bisa dikatakan sebagai daerah yang rawan akan konflik disetiap wilayah yang ada," ujar Idra Ismail melalui keterangan tertulis yang diterima indikatorntb.com.

Ia melanjutkan, "lebih-lebih pemuda dan pemudi NTB yang berada diluar provinsi NTB harus diprioritaskan".

Reporter : Furkan
Editor      : Subhan Al-Karim
×
Berita Terbaru Update