![]() |
| Foto : Kebun Pepaya ketika akan dipanen |
Pepaya Jenis California F1 ini awalnya hanya iseng saja ditanam, untuk sekedar konsumsi keluarga saja, ditanam dilahan milik H. M. Nur Yusuf seluas 10 are, sebanyak 50 pohon.
Setelah dirasa keuntungan ekonomi yang didapat dari hasil Panen Pepaya California ini, oleh anak-anaknya H. M. Nur Yusuf, kawasan penanaman Pepaya diperluas hingga 25 are menjelang akhir 2017 degan jumlah skitar 200 pohon.
Di awal tahun 2018, tidak hanya Pepaya saja yang ditanam. Tetapi, ditanam juga Cabai, Kacang panjang, Labu, terong, Tomat dan tanaman sayur mayur lainnya. Kini, setelah BABUJU MANDIRI melakukan Pendampingan Budidaya Kawasan Sayur Mayur dan buah di lahan 2 Ha dalam 3 bulan terakhir, atas komunikasi yang dibangun oleh Alan (27 th) dan Fiki (26 th) yg ditunjuk oleh Pemilik lahan untuk mengelola kawasan, perluasan kawasan pun dilakukan.
Semenjak kawasan ini didampingi BABUJU MANDIRI, penanaman Pepaya California pun diperluas hingga 60 are, dari 200 pohon, kini menjadi 500 pohon degan potensi panen 300 buah perminggu. Kawasan ini pun disulap menjadi areal khusus Sayur Mayur dengan target pasar Wil Wera, Sape dan Kota Bima.
Alan yang menjadi Koordinator Budidaya Sayur Mayur diareal ini menyatakan bahwa, pemenuhan kebutuhan sayur mayur wilayah Wera akan dimaksimalkan dari kawasan ini.
"ke depan warga Wera tidak perlu lagi ke Kota Bima hanya sekedar untuk membeli stock sayur mayur.
Sementara Fiki yang mengkoordinir budidaya Buah di kawasan tersebut menyatakan bahwa potensi unsur hara tanah di wilayah Wera, sangat baik ditanam buah dan sayuran karena kesuburannya.
"selain Pepaya ini, sangat memungkinkan juga untuk ditanami pohon Buah Naga, buah Melon kuning, Pisang, Klengkeng, Jeruk, Sirsak gunung dan Durian jenis dataran rendah" ujar Fiki.
Fiki, berharap dengan adanya Pendampingan kawasan ini oleh BABUJU MANDIRI, Desa Oi Tui ke depannya menjadi Sentra Sayur mayur dan buah di Bima Utara.
"Posisi Oi Tui cukup strategis untuk penanaman Buah dan sayur mayur degan target pangsa pasar Wilayah Sape dan Wera itu sendiri" tutupnya
Reporter : Taufiq
Editor : Fuad D Fu
