![]() |
| Foto: Umar, SH Kepala Desa Nangawera (Sumber: Facebook @Umar, SH) |
Indikatorntb.com - Kepala desa Nangawera, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Umar, SH mengungkap adanya indikasi atau dugaan pungutan liar dalam penyaluran bantuan untuk Masjid di Kabupaten Bima, Kamis (23/09/21).
Hal itu ia ungkapkan melalui postingan pada akun Facebook-nya @Umar Wera. Dalam postingannya, Umar mengatakan bahwa pihaknya mendesak aparatur penegak hukum untuk segera bertindak.
"Ada indikasi pungli besar besar bantuan Masjid penegak hukum kami minta segera bertindak," tulisnya Rabu (22/09/21) kemarin.
Tidak hanya itu, Umar juga meminta kepada Inspektorat Kabupaten Bima untuk melakukan audit khusus dalam proses penyaluran bantuan untuk seluruh Masjid di Kabupaten Bima.
"Saya minta kepada Inspektorat Kabupaten Bima untuk segera mengaudit khusus seluruh bantuan Masjid di Kabupaten Bima. Ada oknum yang memotong dana bantuan tersebut," tulisnya.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Umar membenarkan postingannya tersebut. Meski tidak lama setelahnya postingannya itu kembali dihapus.
Dalam postingannya, Umar tidak menyebutkan identitas oknum yang diduga melakukan pungli atau pemotongan bantuan atau alamat Masjid yang menerima bantuan.
"Karena ini sedang kita kumpulkan bukti-buktinya," katanya kepada media ini.
Menanggapi kicauan Kepala Desa Nangawera tersebut, salah satu pemuda di Kecamatan Wera, mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung bahkan akan mendorong agar segera ditindaklanjuti.
"Harus kita dukung, bahkan harus kita dorong agar apa yang dikatakan pak kades bisa dibuktikan. Ini bantuan untuk Masjid, masa di korupsi juga. Ayok pak kades bongkar semuanya," seru David salah satu pemuda desa Hidirasa, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima kepada media ini.
Furkan/IN
