Notification

×

Iklan

Iklan

Pembacokan di Dompu, Pelaku Tersinggung Karena Ditegur Saat Memalak Pengemis

Rabu, 03 Maret 2021 | 00.09.00 WIB

 

Foto: Polisi saat mengamanakan situasi di lokasi paska aksi pembacokan (Sumber: Paur Subbag Humas Polres Dompu).

Indikatorntb.com - Tidak terima ketika ditegur saat akan memalak seorang pengemis, pemuda berinisial GA (26) memanggil teman-temannya, BR (27), GR (27), LW (27), dan seorang pelajar. Mereka membekali diri masing-masing dengan senjata tajam, nyaris menganiaya DW (35).


Kelimanya merupakan warga asal Lingkungan Dorongao, Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, NTB.


Empat orang pemuda yang berprofesi sebagai Buruh dan seorang pelajar tersebut, berencana akan menganiaya DW di sekitar Pasar Atas Dompu, tepatnya di Depan Toko Sinar Detik, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Selasa (2/3/2021) sekira pukul 15.00 Wita.


Namun, pria paruh baya berinisial MY (56) warga asal Lingkungan samporo, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu malah menjadi korban pembacokan tepat di bagian pundak kanannya yang dilakukan oleh GA. Sementara DW yang menjadi target penganiayaan berhasil kabur.


Kejadian bermula ketika, GA hendak memalak seorang pengemis yang biasa mangkal di kompleks pasar. Perilaku GA rupanya mendapat perhatian dari DW yang kasihan dengan pengemis itu. DW kemudian menegur GA agar tidak memalak pengemis tersebut. Namun GA tersinggung dengan teguran tersebut dan meninggalkan tempat itu.


Kepergian GA hanya sebentar saja, rupanya ia memanggil 4 (empat) orang temannya (BR, GR, LS dan seorang pelajar), masing-masing membawa senjata tajam nyaris menganiaya DW. 


Melihat hal itu, MY mencoba melerai aksi brutal 5 (lima) terduga pelaku hingga dirinya disabet senjata tajam milik GA. Akibatnya MY (Korban) mengalami luka bacok di bagian pundak kanan akibat sabetan senjata tajam milik GA.


Beberapa warga yang menyaksikan, langsung teriak minta tolong, sebagian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, sebagian lagi mengevakuasi M. Yasin (Korban Bacok) ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan medis.


Sesaat kemudian Aparat Polsek Dompu, dipimpin oleh Kapolsek, IPDA I Kadek Suadaya Atmaja, S.Sos, termasuk keluarga korban bersama warga yang terus berdatangan mencari dan mengejar para terduga pelaku.


Hingga salah satu dari mereka ditangkap warga dan langsung dihakimi saat itu juga. Berkali-kali dihalau petugas sampai akhirnya dapat dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan.


Kini, dari ke lima terduga, 1 (satu) di antaranya sudah menyerahkan diri, 1 (satu) lagi tengah menjalani perawatan akibat dihakimi massa, dan 3 (tiga) lainnya sudah melarikan diri. Sementara, DW sebagai target awal juga sudah melarikan diri dan sedang dalam pengejaran petugas.


Lebih lanjut, buah dari insiden tersebut pihak kepolisian tengah melakukan penggalangan dengan pendekatan secara persuasif terutama terhadap keluarga korban. 


Karena pihak mereka mengancam akan melakukan pemblokiran jalan jika petugas tidak segera menemukan para pelaku yang saat ini dalam pengejaran.


Sampai dengan naiknya berita ini situasi terkini terpantau aman dan terkendali.


Furkan/IN

×
Berita Terbaru Update