Notification

×

Iklan

Iklan

Saat Rapat Banggar Berlangsung, Palu Sidang DPRD Kab. Bima Dibawa Kabur

Selasa, 08 September 2020 | 17.31.00 WIB
Foto: Mustakim Anggota Banggar wakil ketua fraksi Nasdem saat akan membawa pulang palu sidang menggunakan mobilnya. (Screenshot video dari Chanel Youtube @Kabar Bima.

Indikatorntb.com - Rapat Kerja Badan Anggararan (Banggar) DPRD Kab. Bima tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2020, harus kehilangan palu sidang, Selasa (08/09/20).

Pasalnya, salah satu anggota Banggar, Mustakim wakil ketua Fraksi Nasdem walk out dari rapat banggar dan membawa pulang palu sidang. Mustakim kesal dengan proses rapat banggar yang dinilai tidak pro terhadap rakyat.

"Mau bawa pulang kerumah, nanti biar saya kasih tau, inilah palu yang tidak pro rakyat saya katakan," Kata Mustakim saat ditanya awak media sebagaimana yang dilansir dari video yang berdurasi 2 menit 4 detik yang diunggah melalui chanel Youtube @Kabar Bima.

"Ya bawa lari karena kebijakan tidak sesuai dengan harapan," Lanjutnya.

Menurut Mustakim, proses rapat banggar DPRD Kab. Bima terbilang aneh dan janggal, dimana pelaksanaannya sama sekali tidak ada pembahasan anggaran, yang terjadi adalah pembahasan tentang penyusunan laporan hasil rapat banggar.

"Ada ketetapan pembahasan anggaran oleh Banmus, harus dibahas, tapi kenyataan yang terjadi disinikan tidak ada pembahasan. Apanya yang mau disusun pembahasan aja belum dilakukan," Bebernya.

Mustakim menegaskan, bahwa tindakan yang ia lakukan merupakan bentuk pertanggungjawabannya terhadap rakyat. Sebagai wakil rakyat, ia tidak bisa diam dengan cara-cara yang menurutnya tidak pro terhadap rakyat.

"Saya atas nama yang mewakili rakyat tidak suka dengan cara-cara seperti ini. Biar masyarakat tau, saya teriak atas nama rakyat," Tegasnya.

Saat ditanya soal nasib rapat banggar yang ia tinggalkan, Mustakim mempersilahkan anggotanya untuk tetap melaksanakan rapat. Ia pun menegaskan, jika anggota banggar tidak terima dengan tindakannya, ia juga mempersilahkan untuk dialporkan kepada pihak yang berwajib.

"Kalau mereka mau rapat silahkan aja, kalau kalian-kalian merasa tersinggung dengan saya bawa palu ini, lapor saya polisi. Biar terungkap kejahatan-kejahatan yang ada di daerah Bima ini," Tegasnya.

Mustakim kemudian, meminta kepada kepada semua pihak untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk dengan mengasihani rakyat yang sedang menunggu.

"Hilangkanlah kebiasaan-kebiasaan buruk selama ini mas, kasihan masyarakat banyak yang menunggu keputusan ini," tutupnya.

Tim/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update