Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur : NTB Siap Masuki Perubahan yang Radikal

Minggu, 30 September 2018 | 12.50.00 WIB
Gubernur NTB Zulkieflimansyah Saat Memberikan Sambutan Pada Kegiatan Seminar Nasional di Universitas Muhammadiyah Mataram
Indikatorntb.com - Idustrialisasi revolusi adalah semangat memperdalam struktur industri. Segala potensi yang ada mampu diolah sendiri. Hingga mampu memperkaya produksi dan meningkatkan nilai jual.

Kalau hal ini dapat dilakukan, menurut Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, Sabtu, (29/09/2018) kemarin, maka NTB sudah siap menghadapi industrialisasi revolusi.

Di Aula Universitas Muhammadiayah Mataram, Doktor Zul menjelaskan, revolusi industri merupakan perubahan yang radikal dan cepat terhadap perkembangan manusia dalam menciptakan peralatan kerja untuk meningkatkan hasil industri atau produksi.

"Kalau selama ini kita jual jagung maka periode berikutnya kita harus mampu mengolah jagung di daerah kita sendiri. Begitupula halnya dengan hasil pertanian lainnya seperti tomat dan cabe", ungkap Gubernur di seminar nasional lembaga penelitian dan pendidikan (LPP) mandala itu.

Hanya dengan pengolahan seperti ini katanya, NTB dapat mencapai kesejahteraan dan kemakmuran. Sebab selama ini, hasil kekayaan alam NTB diekspor ke luar negeri.

Jika hal tersebut bisa dilakukan disini, Doktor Zul yakin NTB akan mampu mengembangkan industri, mengurangi pengangguran dan mensejahterakan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menerangkan, semua itu membutuhkan inovasi teknologi. Oleh karena itu, katanya, peran serta universitas menjadi salah satu kontribusi yang efektif.

"Saya sangat gembira kalau universitas kita sekarang membicarakan topik seperti ini. Tidak mungkin revolusi industri akan berkembang jika kita tidak punya desain meng-upgrade pendidikan kita,” tutur Doktor Zul pada kegiatan bertajuk membangun pendidikan yang nandiri dan berkualitas pada era revolusi industri 4.0 tersebut.

Yang dilansir dari Humas Protokol NTB, bahwa Gubernur juga berharap, kegiatan itu merupakan langkah awal dan nantinya akan terus berlanjut ke hal-hal yang lebih besar.

Editor : Subhan Al-Karim
×
Berita Terbaru Update