Notification

×

Iklan

Iklan

Peran Pemuda dan Mahasiswa di Tahun Politik

Sabtu, 26 Mei 2018 | 13.20.00 WIB
Foto : Penulis
Indikatorntb.com - Indonesia merupakan negara yang besar. Selain memiliki wilayah yang luas, Indonesia juga memiliki jutaan penduduk. Oleh sebab itu Indonesia sering disebut salah satu negara terbesar di dunia. Indonesia adalah negara hukum, Indonesia adalah negara demokrasi.
Sebagai negara demokrasi, sudah sewajarnya indonesia memilih pemimpinnya melalui pesta demokrasi.

Dalam hal ini saya sedikit ingin menyinggung persoalan politik di bangsa ini, terkhusus di kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kota Bima pada tahun 2018 ini tepatnya bulan juni tanggal 27 akan menghadapi pesta rakyat atau yang dikenal dengan pesta demokrasi (PEMILUKADA). Dimana masyarakat kota Bima akan menentukan pilihannya dalam mengantarkan para paslon menduduki kursi pertama di kota Bima, atau sebagai walikota bima di masa yang mendatang.

Dalam hal ini saya ingin mengkrucutkan tulisan ini kepada peran pemuda dan mahasiswa dalam menghadapi tahun politik. Oleh sebab itu, sebelum saya menyinggung persoalan peran pemuda dan mahasiswa dalam menghadapi tahun politik, saya ingin menyinggung lebih awal persoalan apa itu politik.

Politik merupakan pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau segala urusan dan tindakan serta kebijakan. (KBBI).
Secara istilah politik dalam bahasa arab adalah "siyasah" atau siasat, atau biasa kita kenal sebagai cara dalam menempuh tujuan tertentu. Atau dalam bahasa keren nya sekarang lebih dikaitkan dengan pesta demokrasi, semisal pemilihan DPRD, WALIKOTA dan lain sebagainya.

Indonesia sebagai bangsa demokrasi tidak lepas dari yang namanya berpolitik, sebab politik merupakan sebuah cara untuk menentukan pilihan dalam dunia kepemerintahan, oleh sebab itu politik juga menjadi alat untuk memajukan cita-cita bangsa yang demokratis seperti indonesia.
Terkadang banyak yang mengartikan politik sebagai salah satu cara yang licik atau kotor, sebab tidak bisa kita nafikan banyak oknum tertentu yang mempraktekkan politik sebagai cara yang salah, contohnya "monay politic."
Praktek semacam inilah yang menciderai nilai politik dan juga dalam berdemokrasi, sebab indonesia adalah negara hukum, oleh karenanya semua yang dilakukan itu telah ditetapkan dalam aturan atau UUD, termasuk berpolitik. Salah satu contoh dalam pesta demokrasi yaitu "adil, jujur dan rahasia", artinya dalam berpolitik tidak ada keterpaksaan ataupun interfensi dari siapapun.

Berangkat dari situ, kita harus memahami arti politik yang sebenarnya. Dan semua itu tidak lepas dari peran kita semua sebagai rakyat indonesia, terutama pemuda dan mahasiswa.

Sikap pemuda dan Mahasiswa

Pemuda dan mahasiswa merupakan tongkat estavet di bangsa ini, oleh sebab itu partisipasi mereka sangat dibutuhkan untuk mengawal dan menjaga serta mempropogandai masyarakat untuk lebih melek dalam berpolitik.
Kesadaran berpolitik bagi masyarakat merupakan hal yang paling urgen, sebab peran masyarakat dalam berpolitik bisa dikatakan 90% dari 100% yang terlibat dalam dunia politik.
Mereka yang bisa dikatakan sadar akan berpolitik disini diharapkan mampu menjadi pelopor bagi masyarakat awam yang kurang lebih belum memahami apa sebenarnya politik.
Harapannya mereka mampu mensosialisasikan pentingnya berpolitik, baik itu dikalangan mereka sendiri maupun orang banyak, tujuannya untuk menghindari praktek money politic oleh oknum-oknum tertentu terhadap masyarakat umum. Sebab praktek semacam itu akan menciderai nilai politik maupun demokrasi yang menjadi tujuan untuk memajukan cita-cita bangsa yang demokratis.

Pemuda dan mahasiswa merupakan salah satu harapan bangsa maupun daerah dalam menunjang kemajuan di masa yang mendatang, terkhusus nya dalam dunia politik. Bukan saja berperan dalam hal itu melainkan harus berpartisipasi dalam mengawal jalannya pesta demokrasi, roda kepemerintahan serta kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin.
Mampu melihat mana yang baik dan mana yang buruk dalam kehidupan bermasyarakat terkhususnya dalam berpolitik. Oleh karenanya pemuda dan mahasiswa diharapkan bisa menjadi jawaban atas segala bentuk ketidakadilan yang terjadi di bangsa ini dan daerahnya masing-masing.

Dalam menghadapi tahun politik, pemuda dan mahasiswa harus bisa menjadi garda terdepan untuk mengawal serta memantau jalannya pesta demokrasi, baik itu mencegah terjadinya praktek politik kotor, kampanye hitam dan intervensi dari oknum yang tidak bertanggung jawab atas masyarakat luas.

Mampu menjadi tauladan bagi masyarakat, dimana mereka harus bisa mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dalam menentukan pemimpin serta wakilnya. Bukan memilih karna intervensi atau bayaran serta janji yang kelak akan menjadi rencana serta wacana omong kosong semata, sebab hal yang demikian akan memperpanjang garis perbudakan terhadap masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu pemuda dan mahasiswa diharapkan bisa menjadi jawaban atas masyarakat, daerah maupun bangsa yang lebih baik lagi dimasa yang akan mendatang.

"Pemuda dan mahasiswa sudah seharusnya mengambil peran dalam mengawal penyelenggaraan piklada yang berkualitas, apalagi mereka sebagai agen perubahan. Saya selalu katakan bahwa perbaikan suatu bangsa dan daerah akan tergantung sungguh pada kualitas penyelenggaraan pemilu dan pilkada, karena disitulah akan lahir para pemimpin bangsa atau daerah." Kata Muhaimin, komisioner panwaslu kota Bima.

"Pemuda dan mahasiswa harus aktif dalam mengawasi dan mengontrol kegiatan politik, jangan apatis. Pemuda dan mahasiswa harus paham mengenai politik dan bahkan bila perlu, tampil sebagai pelaku politik yang sesungguhnya." Kata Furkan AS, Ketua Komunitas Indikator Bima.

Pernyataan-pernyataan diatas merupakan salah satu harapan besar untuk pemuda dan mahasiswa terkhususnya di kota dan kabupaten bima, mengingat pentingnya peran mereka dalam menghadapi tahun politik ini.

Selain itu, pemuda dan mahasiswa diharapkan bisa mengambil pelajaran dari tahun-tahun politik sebelumnya, baik itu pemilu maupun pilkada, karena tidak menutup kemungkinan pesta demokrasi akan melahirkan konflik.
Oleh karena itu, pemuda dan mahasiswa diharapkan untuk lebih berperan aktif dipesta demokrasi yang mendatang dalam mengurangi konflik, money politic, golput dan hal-hal yang berkaitan dengan kebaikan politik dan demokrasi.

Dimanapun dan kapanpun, kita tidak bisa lepas dari yang namanya politik. Partisipasi dan sumbangsi kita sebagai pemuda dan mahasiswa sangat dibutuhkan dalam menunjang cita-cita bangsa yang demokratis. Oleh sebab itu, kesadaran berpolitik sangat penting bagi kita semua demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan pemimpin yang amanah.

Dari sedikit uraian diatas, kita sebagai pemuda dan mahasiswa harus berpartisipasi aktif dalam dunia politik, demi terwujudnya suatu bangsa maupun daerah yang lebih baik lagi di masa yang akan mendatang.


Penulis : Abang_Jebra
×
Berita Terbaru Update