Notification

×

Iklan

Iklan

Babuju Mandiri Tampilkan Produk Unggulan Bima di Festival Keraton Nusantara

Kamis, 29 November 2018 | 21.35.00 WIB
Editor : Subhan Al-Karim
Rombongan kesultanan Bima dan Babuju Mandiri 
Indikatorntb.com - Babuju Mandiri kembali tampilkan produk unggulan daerah Bima di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat pada Festifal Keraton Nusantara (FKN) ke XII tahun 2018 yang dilaksanakan di desa Budaya Batusangkar - Kerajaan Pagaruyung.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak 26 November hingga 1 Desember 2018 itu dihadiri 47 Raja dan Sultan se-Nusantara. Beberapa kegiatan telah dilaksanakan, seperti Gala Dinner.

Diungkap Sekjen FSKN Dra. Hj. Ray Yani WSS Kuswodidjojo yang juga pengageng kesultanan Sumenep itu, ada banyak kegiatan yang dihadiri para raja dan sultan.

"Salah satu yang paling ditunggu oleh masyarakat disini adalah kegiatan kirab budaya dan pertunjukan seni dan budaya masing-masing kerajaan dan kesultanan," Ungkap Dra. Hj. Ray Yani WSS Kuswodidjojo.
Produk unggulan daerah Bima yang dibawa dan ditampilkan Babuju Mandiri di stand festival
Sementara itu, rombongan kesultanan Bima yang hadir bersama Babuju Mandiri mengambil peran mengisi stand produk unggulan daerah dan presentasi produk.

Delapan item produk unggulan, seperti kopi Tambora, madu Bima, syal nggoli, beras merah, bawang goreng kemasan, bandeng presto, kain (sarung) nggoli dan songket serta beberapa jenis abon yang dibawa Babuju Mandiri.

Bawang goreng dan beras merah paling diminati dan banyak yang menanyakannya, bahkan kopi Tambora juga demikian.

"Bawang goreng kemasan yang kami bawa paling diminati oleh pengunjung FKN. Demikian pula beras merah," Tutur CEO Babuju Mandiri Julhaidin di Lokasi pameran produk unggulan ini.

Bahkan lebih lanjut, di keterangan tertulis yang diterima indikatorntb.com, pemuda yang dikenal sebagai Rangga Babuju ini juga mengakui, bahwa beberapa pengusaha di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat sangat tertarik dengan bawang goreng kemasan dan berkeinginan untuk kerjasama produksi dan pemasarannya.

"Kami sudah dihubungi oleh beberapa pengusaha disini yang tertarik dengan bawang goreng. Mudah-mudahan ini titik awal untuk bisa ekspansi pangsa pasar dan bawang goreng Bima bisa dikenal luas di Nusantara," Ujar Julhaidin, Kamis (29/11/2018).
×
Berita Terbaru Update