Notification

×

Iklan

Iklan

Kisah Perpisahan Anak dan Ibu Kandung Selama 11 Tahun, Novia: Kangen Ibu

Jumat, 01 Juni 2018 | 17.30.00 WIB
Foto : Novia Puspita Sari 
Indikatorntb.com - Kisah sedih dan mengharuhkan datang dari Gadis cantik asal desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Novia Puspita Sari (18) tahun yang harus berpisah dengan ibu kandungnya Nurul Fatimah (38) tahun asal desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, sejak Novia berusia 7 tahun, Jum'at (01/06/18).

"Iya saya tau kalau ibu saya pergi tapi tidak tau pergi kemana," ungkap Novia.

Anak mana yang tidak bersedih hati jika ibu yang telah mengandungnya selama 9 bulan, merawat dan membesarkannya pergi tanpa kabar dan tidak pernah kembali selama 11 tahun. Gadis keturunan Dompu, NTB ini terus berupaya mencari ibu kandungnya dan berharap bisa segera bertemu.

"Pernah sekali waktu saya kelas 2 SMP beliau telfon ke tetangga saya lalu tetangga saya memberikan nomor ibu saya kabarnya waktu itu ibu di Sulawesi," terangnya.

"Tapi itu tidak berlangsung lama kurang lebih 1 bulan sudah lost kontak lagi," lanjutnya lagi.

Perpisahan itu berawal ketika Novia pulang dari sekolah. Saat itu Novia baru berusia 7 tahun (SD). Sesampainya dirumah, Novia tidak melihat ibunya. Seingat dia, tetangga melihat ibunya pergi membawa sebuah koper. Sejak itulah Novia tidak pernah lagi bertemu dengan ibunya lagi.

"Saya waktu itu sekolah, bapak saya kerja dan nenek saya lagi ada acara, lalu saya pulang ke rumah sudah tidak ada orang. Kata tetangga saya ibu saya pergi membawa koper," kisah Novia kepada Indikator Bima saat dihubungi melalui WhatsApp.

Hingga kini, Novia sudah kehilangan kontak ibunya. Dirinya tidak pernah tahu lagi bagaimana kabar ibunya sekarang.

"Sudah lost kontak sampai sekarang dan saya tidak tahu kabar ibu saya lagi," ungkapnya penuh haru.
Foto : Nurul Fatimah, ibu kandung Novia Puspita Sari
Lebih lanjut Novia mengungkapkan bahwa, Ibunya Nurul Fatimah menikah dengan bapaknya Wiwin Suprapto (51) tahun sekitar 19 tahun yang lalu, tepatnya hari Sabtu tanggal 18 September 1999 di Kantor Urusan Agama Kabupaten Dompu. Tidak lama setelah pernikahan itu, ibu dan bapaknya pindah ke Kabupaten Semarang tempat kelahiran bapaknya. Hingga akhirnya Novia dilahirkan di Semarang.

"Bapak ibu menikah disana (Dompu) lalu pindah kesini (Semarang) saya lahir disini," ungkapnya.

11 tahun lamanya Novia selalu berdo'a, semoga ibunya tetap dalam keadaan sehat dan berharap ibu segera bertemu dan kembali ke rumah seperti dulu.

"Saya selalu berdoa semoga ibu disana sehat selalu dijauhkan dari marabahaya dan berharap ibu bisa kembali kesini lagi kumpu jadi satu seperti dulu," harapnya.

Novia sangat merindukan ibunya, ia sangat berharap bagi siapa pun yang tahu keberadaan ibunya ia minta tolong untuk memberikan nomornya kepada ibu. Novia ingin sekali mendengar suara ibu walau sebentar.

"Jika telah menemukan ibu saya tolong sekali memberikan nomor hp saya ke beliau. Saya sangat kangen dengan ibu," harapnya.

Sampai dengan berita ini ditulis, reporter Indikator Bima sudah menghubungi kepala Desa Lepadi, dan kepala desa Lepadi sedang berusaha mencari tahu informasi tentang ibu Novia. Mudah-mudahan Novia dan Ibunya segera bertemu. Amiiin.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad De Fu

Baca lagi : 11 Tahun Berpisah, Gadis Cantik Asal Semarang ini Mencari Ibunya yang Berasal Dari Dompu

×
Berita Terbaru Update