Notification

×

Iklan

Iklan

Menggali Api Nasionalizem dan Nasional Demokratis Dalam Kebudayaan Masyarakat Indonesia

Kamis, 03 Mei 2018 | 18.15.00 WIB
Foto : Penulis
Indikatorntb.com - Peradaban masa kemarin tidaklah sama dengan peradaban masa sekarang, maupun pada masa yang akan datang. Dalam hal ini, generasi Bangsa Indonesia harus mampu menjadi tolak ukur untuk menguarai kebutuhan dan permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara, demi kebaikan hari ini dan esok. Rasa nasionalisme yang merupakan satu tolak ukur untuk menyatukan bangsa Indonesia, harusnya mampu dikukuhkan dalam jiwa-jiwa generasi hari ini.

Upaya untuk membantu dan membentengi jaman yang terus berkembang berubah-ubah. Namun demikian, rasa nasionalisme tidak akan didapat dengan baik tanpa menghubungkan dengan nilai demokrasi dan nilai kebudayaan yang ada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rasa nasionalisme, Demokrasi, dan Budaya adalah satu kesatuan yang sangat berhubungan secara integral untuk menjaga keutuhan, kesatuan, kerukunan, dan kemakmuran yang beradab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hari ini, bisa kita lihat bahwa negara Indonesia merupakan negara yang menanamkan nilai demokrasi sebagai kekuatan hukum yang paling tinggi, dan nilai kebudayaan menjadi sektor utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat demi terciptanya masyarakat atau generasi yang memiliki jiwa-jiwa yang bernilai positif Nasionalisme.

Kemampuan memiliki sebenarnya sudah ada pada diri manusia sejak dilahirkan kedunia (Fitrah), kemudian Allah menjadikan fitrah tersebut sebagai wadah untuk menampung segalah tindakan dan kejadian yang ada dimuka bumi. Upaya manusia dapat menjalani kehidupannya dengan damai, rukun, dan harmonis antara sesama mahluk hidup, baik antara manusia, tumbahan maupun binatang. Maka sudah seharusnya manusia mampu mengkonsep keadaan hidupnya dengan kemampuan tersebut, baik dalam mengkosep untuk kehidupan sendiri maupun kehidupan sosial beragama.

Untuk itu, yang menjadi point utama dalam menterjemahkan hal demikian adalah:

1. Generasi mudah harus menjadi manusia yang bergerak digarda terdepan untuk mengawal bangsa dan negara
2. Pemerintah harus memberikan kesempatan pada generasi muda untuk bisa berpartisipasi dalam mengawal negara.
3. Seluruh manusia yang hidup dibumi Indonesia (Masyarakat) harus betul-betul memahami sila 1 dan 3 dengan baik, upaya dapat terlaksananya sila 2, 4, dan 5 yang lebih baik, sila 1 dan 3 merupakan nilai utama untuk kehidupan kita sehari-hari dalam menjaga kerukunan dan kebudayaan Islam di Indonesia.

Ketiga hal diatas adalah sebagian cara kecil untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT dalam wilayah persatuan rasa Nasionalisme, Demokrasi, dan Kebudayaan.

Penulis : M. Akhier
×
Berita Terbaru Update