Notification

×

Iklan

Iklan

Kasus Penari Telanjang Diungkap, HMI Badko Nusra Angkat Bicara

Rabu, 12 Februari 2020 | 08.46.00 WIB
Foto: Ketua Umum HMI Badko Nursa 
Indikatorntb.com - Viralnya kasus penangkapan dua penari telanjang, mengundang reasksi banyak pihak. Salah satunya Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Nusa Tenggara, Rabu (12/02/20).

Ketua Umum Badan Kordinasi HMI Nusa Tenggara, Rizal Mukhlis mengecam peristiwa memalukan ini, Ia mendesak Bupati Lombok Barat untuk segera mencabut izin usaha Metzo Executive Club dan Karaoke Lombok.

"Kami mendesak Bupati Lombok Barat untuk segera mencabut izin usaha Metzo Executive Club & Karaoke Lombok," Tegasnya kepada media ini.

Menurut Rizal, kasus tarian telanjang ini tidak bisa dibiarkan karena telah menciderai NTB sebagai Pariwisata halal dan Lombok sebagai pulau 1000 Masjid.

"ini tidak boleh dibiarkan, karena sudah menciderai daerah kita sebagai Ikon wisata halal dunia, apalagi Lombok ini dikenal sebagai daerah yang Religius dengan julukan 1000 masjid," ujar Mahasiswa Pascasarjana UIN Mataram ini.

Rizal juga meminta agar Pemerintah Lombok Barat memberikan sanksi tegas kepada pihak Metzo Executive Club & Karaoke Lombok sebagai Pelajaran bagi tempat yang lain untuk tidak meniru dan melakukan hal Yang sama.

"Pemberian Sanksi tegas akan memberikan pelajaran bagi manajemen yang lain untuk tidak melakukan hal yang serupa seperti yang terjadi di Metzo," tegas Rizal.

Selain itu, Rizal juga meminta kepada Kapolda NTB untuk menindak tegas oknum penyedia layanan tarian Bugil dan menyisir tempat-tempat hiburan yang lain mengingat NTB ini sudah memiliki Perda Syariah tentang wisata Halal.

“Kami minta kepada Kapolda NTB untuk menindak tegas dan juga menyisir tempat-tempat Hiburan yang lain," Pintanya.

Bahkan, Rizal juga meminta kepada Gubernur NTB untuk melakukan Koordinasi dengan Pemda Lombok Barat sebagai bentuk pertanggungjawaban Pemprov, dalam menyikapi perbuatan melawan Perda Syariah tersebut.

"Gubernur NTB juga harus bertanggungjawab pada persoalan ini, segera lakukan koordinasi demi menegakkan Perda Syariah tentang wisata Halal NTB". Tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, dua penari telanjang berinisial YM (35) dan SM (23) diciduk oleh Kepolisian Daerah NTB di salah satu kamar khusus yang disediakan oleh Metzon Executive Club dan Karaoke Lomabok di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

Syahrul/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update