Notification

×

Iklan

Iklan

P2KTD dan TPID Belo Maksimalkan Bawang Goreng dan Tenun Renda

Rabu, 12 Desember 2018 | 19.01.00 WIB
Foto bersama Rangga Babuju (baju putih), TPID dengan sejumlah masyarakat Kecamatan Belo
Indikatorntb.com - Dalam memaksimalkan Usaha Produktif Masyarakat dengan menggunakan Alokasi Dana Desa di wilayah kecamatan Belo Kabupaten Bima, TPID (Tim Pelaksana Inovasi Desa) Kecamatan Belo mengunjungi beberapa Lokasi Produksi Tenun dan Persiapan Kelompok Usaha Bawang Goreng Kemasan.

Ketua TPID Kecamatan Belo, Zaini, SE, menjelaskan bahwa potensi Tenun Renda dan bawang merah cukup besar diwilayah Belo.

"Potensi ini belum diinovasi secara maksimal. Untuk itu, kami mengundang Konsultan P2KTD Kab Bima Bidang Wirausaha untuk memastikan potensi ini dapat didampingi hingga menghasilkan produk inovasi," Jelasnya, di Kantor Desa Renda, Selasa sore tadi (11/12).

Ada potensi yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan produk lain atas kain tenun yang ditenun oleh Ibu-ibu di Desa Renda kec Belo. Konsultan P2KTD (Penyedia Peningkatan Kapasitas Tekhnis Desa) Bidang Wirausaha Kab Bima, Julhaidin, menyatakan bahwa ada banyak kreasi yang dapat di Inovasi dari Tenun Renda ini.

"Tenun Renda memiliki motif seni yang cukup tinggi, dapat dikreasikan menjadi Tas, syal, pakaian, album foto dan yang lainnya. Tinggal kita latih beberapa warga untuk itu dengan mendatangkan mentornya," Ungkap lelaki yang biasa disapa Rangga Babuju ini.

Sama seperti pengemasan Bawang Goreng yang rencana akan diolah dan dikerjakan di Desa Lido kec Belo. Potensi Bawang Merah melimpah namun belum diinovasi menjadi bawang goreng kemasan dengan harga jual yang bagus.

"Bawang merah di Belo melimpah, ini harus dilihat sebagai peluang inovasi dengan menjadikannya bawang goreng yang sudah dikemas dan tahun depan insyaallah siap pasar" Jelasnya lebih lanjut.

Pengembangan Potensi Desa harus terus didorong untuk memaksimalkan pemanfaatan Dana Desa yang lebih optimal dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa itu. Orientasi pengelolaan dana desa ke Wirausaha menjadi prioritas tahun 2019. Tak heran, bila saat ini, TPID setiap kecamatan memaksimalkan pengawalan Kartu Komitmen untuk dilaksanakan sebagai bentuk program replikasi peningkatan nilai tambah produk usaha dan potensi inovasi di Desa.

din/indikatorntb.com
×
Berita Terbaru Update