Notification

×

Iklan

Iklan

Di Demo APPD Soal Transparasi Dana Desa, Kades Tawali: Selamat Datang dan Terima Kasih

Rabu, 23 Desember 2020 | Desember 23, 2020 WIB Last Updated 2020-12-24T09:46:43Z

 

Foto: Usai melakukan audiensi, massa aksi dan pemerintah desa Tawali di dampingi Kapolsek Wera dan Babinsa setempat melakukan foto bersama (istimewa).

Indikatorntb.com - Aliansi Pemuda Peduli Desa (APPD) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kepala Desa Tawali. Aksi yang berlanjut hingga ke Audiensi tersebut menyampaikan 5 tuntutan, Rabu (23/12/20).


Diantaranya menuntut transparansi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2019-2020, transparansi anggaran BUMDes tahun 2019-2020, perjelas biaya dan mekanisme PRONA tahun 2016, segera selesaikan pembagian sertifikat peserta PRONA dan evaluasi lembaga Karang Taruna berikut pengalokasian anggaran tahun 2019-2020.


Setelah menyampaikan orasi dan tuntutannya menggunakan Megaphone diatas mobil Pick Up putih, massa aksi melalui Korlap memberikan kesempatan kepada Kepala Desa Tawali untuk menanggapi seluruh tuntutannya.


"Kepada Pemerintah Desa untuk menanggapi sebagai tuntutan kita, kami silahkan," Kata Muhamad Fikriyadin.


Ditempat yang sama, Abdul Muis kepala Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima menyambut baik aksi demonstrasi yang dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa, bahkan ia mengucapkan selamat datang dan selamat menyampaikan aspirasi kepada massa aksi.


"Selamat datang dan selamat menyampaikan aspirasi," katanya saat menemui massa aksi.


"Saya atas nama pemerintah desa tawali menyampaikan ucapan terima kasih yang luar biasa atas kebesaran jiwa dan kesungguhan demi desa Tawali yang kita banggakan," Lanjutnya.


Berkaitan dengan tuntutan massa aksi tentang transparansi DD dan ADD tahun anggaran 2019-2020, Abdul Muis mengatakan bahwa semuanya sudah jelas dan transparan.


"Untuk diketahui oleh seluruh adik-adikku semuanya. Berbicara tentang transparansi itu semua harus dan wajib. Insya Allah semua item kegiatan tahun 2019-2020, semuanya jelas," ucapnya.


Lebih lanjut, Abdul Muis menegaskan bahwa pengelolaan keuangan BUMDes Tawali sudah transparan. Termasuk kegiatan-kegiatan Karang Taruna yang dijamin bisa dipertanggungjawabkan.


"Bayangkan, Dari 191 desa kita nomor urut kedua terbaik se-kabupaten Bima, itu yang perlu di ketahui," tegasnya.


Sementara terkait pelaksanaan PRONA di desa Tawali, Abdul Muis mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkali-kali menekan panitia pelaksana progran untuk menuntaskan program tersebut, bahkan dirinya hingga saat ini juga belum mendapatkan sertifikat dari program tersebut.


"Yang jelas, saya sudah tekankan bahwa prona itu harus tuntas. Tidak boleh tidak. Jangankan orang lain, saya sendiripun belum dapat sertifikat itu" paparnya.


Usai menyampaikan aspirasi dan menanggapi tuntutan, massa aksi bersama pemerintah desa Tawali sepakat untuk langsung melakukan audiensi guna memperjelas segala tuntutan massa aksi.


Furkan/Indikatorntb


×
Berita Terbaru Update