Notification

×

Iklan

Iklan

Terima Laporan, Polsek Wera Hentikan Acara Joget Pendukung IDP-DAHLAN di Sangiang

Rabu, 28 Oktober 2020 | Oktober 28, 2020 WIB Last Updated 2020-10-28T15:25:15Z

 

Foto: Screenshot Pendukung dan Simpatisan IDP-DAHLAN duduk melingkar di rumah, H. Mahmud usai insiden penhentian acara musik (Sumber: Akun Facebook @Wawan Risman).

Indikatorntb.com - Pendukung dan simpatisan IDP-DAHLAN harus menerima kenyataan pahit, setelah acara joget (karaokean) bersama menggunakan Sound System di Dusun Tewo, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Dihentikan oleh Polsek Wera, Rabu (28/10/20).


Acara Joget bersama pendukung dan simpatisan IDP-DAHLAN yang dimulai sekitar pukul 19.40 WITA terpaksa dihentikan oleh Polsek Wera lantaran menerima laporan/pengaduan dari masyarakat.


Kapolsek Wera IPTU Husnain, membenarkan kejadian itu. Awalnya, polsek Wera menerima laporan dari masyarakat bahwa ada Orhen di desa Sangiang, namun setelah tiba di tempat, Pihak Polsek Hanya menemukan peralatan Orhen saja.


"Iya, memang tadi saya datang ke Sangiang karena ada info ada orhen, setibanya di Sangiang memang ada alat orhen namun tidak aktif/bunyi," Jelasnya melalui Chat Via WhatsApp.


Lebih lanjut, IPTU Husnain menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya mendatangi lokasi acara joget simpatisan dan pendukung IDP-Dahlan, melainkan juga mendatangi tempat-tempat yang berpotensi mengadakan acara-acara musik yang mengganggu kenyamanan masyarakat, apalagi dalam situasi Pilkadan dan Covid-19.


"Saya datangi tempat-twmpat yang berpotensi akan mengadakan acara-acara musik," Terangnya.


Polsek Wera pun menghimbau kepada masyarakat Wera, untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan musik yang dapat menimbulkan kerumunan dan gangguan Kamtibmas.


"Dan menghimbau untuk tidak melakukan kegiatan musik yang bisa menimbulkan potensi gangguan kamtibmas terutama kaitan dngan pilkada," Paparnya.


Sementara itu, salah satu tokoh penggerak pendukung dan Simptisan IDP di desa Sangiang, H. Mahmud mengaku kaget dengan peristiwa penghentian acara yang ia gelar. Pasalnya, selain dirinya, selama ini banyak acara joget yang digelar di desa Sangiang, namun tidak pernah dilaporkan.


"Selama ini banyak acara, tapi tidak pernah dilaporkan. Saya tidak menyalahkan polisi. Mereka hanya melaksanakan tugas," Katanya saat dihubungi Via WhatsApp.


H. Mahmud menjelaskan bahwa acara yang ia gelar tidak menggunakan jasa Orhen/Orkes melainkan Sound System biasa dan baru berjalan kurang lebih 30 menit sebelum pihak kepolisian datang.


"Gak pakai orhen, tadi baru setengah jam saja sudah hampir 200-san masyarakat yang datang," Bebernya.


Lebih lanjut, H. Mahmud menduga ada yang iri dengan keberadaan acara joget yang ia gelar bersama para pendukung dan simpatisan IDP-DAHLAN. Namun demikian, dirinya tetap yakin bahwa pendukung dan simpatisan tetap semangat memenangkan IDP-DAHLAN di desa Sangiang.


"Meski dihadang dengan cara apapun, masyarakat tetap semangat," Tutupnya.


Furkan/Indikatorntb


×
Berita Terbaru Update